Nexus Kematian Sutrimo dan Kasus Febrie

Ilustrasi kematian. (Freepik)
banner 468x60

Jika transfer dan panggilan itu benar terjadi, penyidik harus mengungkap siapa yang menginginkan Sutrimo kembali ke Jakarta, untuk keperluan apa ia dipanggil, dengan siapa ia bertemu setelah kembali, dan apa yang dikerjakannya sebelum meninggal.

Rangkaian tersebut tidak boleh dibiarkan menggantung sebagai cerita keluarga ketika alat verifikasinya tersedia di tangan negara.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pada Rabu malam, 22 Juli 2026, Sutrimo diketahui masih berada di depan Klinik Mordent.

Keesokan paginya ia ditemukan terkapar di pelataran bangunan yang sudah lama tidak beroperasi tersebut. Dari mulut dan hidungnya dilaporkan keluar busa.

Ia kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring dan dinyatakan telah meninggal sebelum tiba di rumah sakit.

Lokasi penemuan Sutrimo bukan lokasi yang dapat dianggap netral. Klinik Mordent dilaporkan berkaitan dengan lingkungan Febrie dan terletak tidak jauh dari salah satu kediamannya di Kebayoran Baru.

Bangunan itu memang disebut sudah tidak beroperasi, tetapi warga sekitar mengaku masih melihat lampu menyala dan mengetahui adanya penjaga.

Kondisi tersebut mengharuskan penyidik memetakan siapa yang menguasai bangunan, siapa yang memegang kunci, siapa yang terakhir masuk, serta aktivitas apa yang berlangsung di dalamnya sebelum Sutrimo ditemukan.

Penyidik juga tidak boleh langsung menganggap pelataran klinik sebagai tempat Sutrimo mengalami gangguan kesehatan atau meninggal.

Tempat tubuh ditemukan belum tentu merupakan tempat kematian terjadi. Tidak ada keterangan terbuka yang menerangkan detik-detik Sutrimo jatuh.

Karena itu, harus diuji apakah ia datang dan terkapar sendiri, mengalami sesuatu di dalam bangunan, dipindahkan oleh orang lain, atau dibawa dari lokasi berbeda.

Keberadaan sejumlah orang yang tidak dikenali warga sekitar ketika tubuh Sutrimo ditemukan memperlebar ruang penyelidikan.

Identitas orang yang pertama melihat korban, menutup tubuhnya dengan kain, memesan ambulans, mengantarnya ke rumah sakit, menjadi penanggung jawab administrasi, mengurus pemberangkatan jenazah, dan menyerahkan santunan kepada keluarga harus dibuka secara terang.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.