Black September: Mewaspadai Menjelang Tahun Politik 2029

Ridwan 98. (Foto: Ist)
banner 468x60

Oleh: Ridwan 98

Menjelang Pemilu 2029 yang masih 3 tahun lagi sangat kental nuansa politik semakin memanas. Selama ini, isu provokatif, propaganda masif bahkan hoaks tentang gonjang ganjing isu kerusuhan besar seperti tahun 1998 kemungkinan besar tidak akan terjadi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Hal ini dikarenakan pemerintah sudah mencium indikasi aktor siapa pemain, dalang dan pemasok logistiknya. Dengan istilah kudeta merayap sudah tidak menjadi barang yang ampuh lagi.

Semua pihak yang berkepentingan sudah kembali ke relnya, yaitu persiapan tahun politik 2029, dimana demokrasi menjadi alat dalam merebut kekuasaan dan rakyat akan memilih Presiden dan Wakil Presidennya serta keterwakilan secara politik partai-partai di kursi DPR/MPR.

Bagaimanapun juga menjelang tahun politik 2029, Presiden Prabowo masih menjabat hingga 3 tahuh lagi, kita tetap harus mewaspadai propaganda, provokasi, dan hoaks sebagai alat kepentingan kelompok yang ingin Indonesia tidak aman.

Indikasi yang terlihat adalah ada beberapa kelompok yang ingin memakai isu sentimen agama dan ideologi selain Pancasila di jadikan alat pukul bagi pemerintahan Prabowo.

Nuansa tersebut sudah mulai di mainkan di beberapa kalangan aktivis dan relawan yg pastinya akan merembet ke masyarakat.
Istilah slogan Politik Secukupnya Berkawan Selamanya sudah mulai redup yang ada hanyalah kepentingan politik semata dan kelompok siapa? Dan mendukung kepentingan siapa?

Hal ini tidak lepas dari ideologi dan agama pribadi dan kelompok tersebut. Sangat berbahaya ketika politik sudah menganut prinsip tersebut dan awal dari gonjangan politik yang harus diwaspadai.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.