MEDAN, Radarjakarta.id – Hujan deras disertai petir dan angin kencang yang melanda Kota Medan pada Rabu (3/6) malam berujung petaka. Sebatang pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menimpa kios yang juga dijadikan tempat tinggal oleh sebuah keluarga di kawasan Simpang Jalan Mahkamah, Kelurahan Masjid, Kecamatan Medan Kota.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB itu menyebabkan seorang ibu rumah tangga dan dua anak yang berada di dalam bangunan menjadi korban tertimpa material bangunan setelah pohon roboh menghantam bagian atap dan dinding kios. Selain merusak bangunan, pohon tumbang juga mengenai jaringan listrik sehingga memicu pemadaman di sekitar lokasi kejadian.
Warga sekitar bersama petugas terkait bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap para korban dan membersihkan material pohon yang menutup sebagian akses jalan. Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap pohon-pohon tua yang berada di kawasan padat penduduk, terutama saat cuaca ekstrem melanda.
Fenomena cuaca buruk yang disertai hujan lebat, petir, dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang, banjir lokal, dan gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Sejumlah warga Medan berharap pemerintah daerah segera melakukan pemangkasan dan pendataan pohon-pohon tua yang dinilai rawan tumbang agar kejadian serupa tidak kembali memakan korban. Di tengah cuaca yang tidak menentu, keselamatan warga menjadi prioritas utama yang harus mendapat perhatian serius dari seluruh pihak.
Peristiwa pohon tumbang di Medan ini menjadi pengingat bahwa ancaman cuaca ekstrem tidak hanya menimbulkan gangguan lalu lintas, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa jika langkah mitigasi tidak dilakukan sejak dini.|Budi Doremi*











