Ledakan Dahsyat Hancurkan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 1 Tewas, 4 Orang Masih Tertimbun

banner 468x60

MEDAN, Radarjakarta.id – Ledakan dahsyat mengguncang kawasan perumahan elite Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026) sore. Satu rumah tiga lantai hancur, sedikitnya tujuh rumah di sekitarnya mengalami kerusakan, satu orang ditemukan meninggal dunia, sementara tim SAR masih melakukan pencarian terhadap korban lain yang diduga tertimbun reruntuhan. Dugaan awal mengarah pada kebocoran pipa gas bawah tanah, namun penyebab pasti masih menunggu hasil investigasi.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan hasil penyelidikan awal menemukan indikasi adanya kebocoran pada pipa gas bawah tanah. Meski demikian, polisi menegaskan dugaan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyebab utama sebelum proses olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan laboratorium forensik, serta investigasi bersama pihak terkait selesai dilakukan. Sejumlah saksi bahkan mengaku tidak melihat adanya kobaran api sebelum ledakan terjadi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Operasi pencarian melibatkan Basarnas, Brimob Polda Sumatera Utara, tim Gegana, BPBD, pemadam kebakaran, TNI, Polri, serta relawan. Alat berat dan drone pendeteksi panas diterjunkan untuk mencari korban yang diduga masih berada di bawah material bangunan. Satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara beberapa korban lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan menjalani perawatan medis.

Di sisi lain, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menyatakan belum menemukan indikasi kebocoran pada jaringan gas yang dikelolanya di sekitar lokasi kejadian. Pernyataan tersebut membuat penyelidikan semakin kompleks karena aparat masih harus memastikan apakah sumber ledakan benar-benar berasal dari jaringan gas bawah tanah, instalasi di dalam bangunan, atau faktor lain yang memicu ledakan berdaya rusak tinggi.

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu mengakibatkan bangunan utama ambruk hingga rata dengan tanah. Material bangunan beterbangan dan menghantam rumah-rumah di sekitarnya serta sejumlah kendaraan yang terparkir. Garis polisi masih dipasang di lokasi untuk mengamankan area sekaligus memudahkan proses investigasi dan evakuasi.

Perkembangan kasus ini menjadi perhatian luas karena terjadi di kawasan permukiman elite dengan dampak kerusakan yang sangat besar. Hingga Selasa (21/7/2026), aparat masih mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, serta menunggu hasil pemeriksaan teknis guna memastikan penyebab pasti ledakan. Informasi mengenai jumlah korban dan penyebab insiden dapat berubah mengikuti hasil penyelidikan resmi yang masih berlangsung.|Doel*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.