58 Huntara Korban Banjir Bandang Aceh Ambruk Dihantam Angin Kencang, Warga Kembali Mengungsi

banner 468x60

ACEH UTARA, Radarjakarta.id – Di tengah upaya bangkit dari bencana banjir bandang yang melanda Aceh, puluhan keluarga penyintas kembali menghadapi cobaan berat. Sebanyak 58 unit hunian sementara (huntara) yang ditemati korban banjir bandang di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan roboh setelah diterjang angin kencang yang disertai hujan deras pada Selasa (2/6).

Peristiwa tersebut terjadi ketika cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah Aceh Utara. Huntara yang dibangun sebagai tempat tinggal sementara bagi warga terdampak banjir bandang tidak mampu menahan terpaan angin, menyebabkan sebagian besar bangunan mengalami kerusakan berat hingga ambruk. Warga terpaksa menyelamatkan diri dan barang-barang yang masih tersisa dari reruntuhan bangunan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari berbagai sumber nasional dan lokal, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerusakan puluhan huntara menambah beban para penyintas yang sebelumnya kehilangan rumah akibat banjir bandang. Pemerintah daerah bersama aparat terkait kini melakukan pendataan kerusakan dan menyiapkan langkah penanganan darurat bagi warga terdampak.

Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap ketahanan hunian sementara yang dibangun pascabencana. Sejumlah pihak menilai evaluasi terhadap konstruksi huntara perlu dilakukan agar mampu menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi selama masa pemulihan bencana. Di sisi lain, warga berharap bantuan perbaikan dapat segera direalisasikan agar mereka tidak kembali hidup tanpa tempat berlindung yang layak.

Bencana susulan ini menjadi pengingat bahwa proses pemulihan pascabanjir bandang belum sepenuhnya selesai. Selain membangun kembali infrastruktur yang rusak, pemerintah juga dituntut memastikan keamanan dan kelayakan tempat tinggal sementara bagi masyarakat yang masih bergantung pada huntara.

Situasi di Aceh Utara kini menjadi perhatian luas, terutama karena para korban yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka harus kembali menghadapi dampak cuaca ekstrem. Harapan terbesar warga adalah percepatan pembangunan hunian yang lebih kokoh dan aman agar proses pemulihan dapat berjalan tanpa gangguan bencana susulan.|Cut Sarifah*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.