Polda Riau Bongkar 435 Kasus Narkoba, Rp34,8 Miliar Barang Haram Disita

banner 468x60

PEKANBARU, Radarjakarta.id – Provinsi Riau kembali menjadi medan perang besar melawan narkotika. Dalam operasi berskala masif bertajuk Operasi Antik Lancang Kuning 2026, Kepolisian Daerah Riau bersama jajaran berhasil membongkar ratusan kasus peredaran narkoba yang selama ini menyusup lewat jalur darat hingga perairan.

Selama 22 hari operasi sejak 16 April hingga 7 Mei 2026, aparat berhasil mengungkap 435 laporan polisi dengan total 557 tersangka yang diamankan. Angka fantastis itu sekaligus memperlihatkan betapa masifnya jaringan narkotika yang berusaha menjadikan Riau sebagai salah satu jalur utama peredaran barang haram di Indonesia.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menegaskan, operasi ini bukan sekadar rutinitas penegakan hukum, melainkan bentuk perang terbuka terhadap sindikat narkotika yang terus berkembang dengan berbagai modus baru.

“Selama Operasi Antik Lancang Kuning 2026, kami berhasil mengungkap 435 laporan polisi dengan total 557 tersangka yang diamankan,” ujar Brigjen Hengki dalam konferensi pers, Selasa (12/5/2026).

Dari total tersangka, sebanyak 530 orang merupakan laki-laki dan 27 perempuan. Sebanyak 487 tersangka diproses hukum, sementara 70 lainnya menjalani rehabilitasi sebagai bagian dari pendekatan kemanusiaan terhadap penyalahguna narkoba.

Data kepolisian juga menunjukkan latar belakang para tersangka didominasi pengangguran sebanyak 182 orang, disusul wiraswasta 168 orang, petani 77 orang, dan buruh 44 orang. Fakta ini memperlihatkan bahwa jaringan narkoba kini menyasar hampir seluruh lapisan masyarakat.

Dalam operasi tersebut, aparat menyita 31,85 kilogram sabu, 2.319 butir ekstasi, 110,74 gram ganja, 62 butir happy five, hingga 761 cartridge yang diduga mengandung etomidate, zat yang mulai marak disalahgunakan melalui rokok elektrik atau vape.

Tak hanya itu, polisi juga menyita uang tunai Rp159,8 juta, lima unit mobil, satu speedboat, 128 sepeda motor, serta 467 unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan aktivitas jaringan narkotika.

Nilai ekonomi seluruh barang bukti diperkirakan mencapai Rp34,85 miliar jika berhasil diedarkan ke masyarakat. Polda Riau menyebut keberhasilan operasi ini telah menyelamatkan sekitar 162.754 jiwa dari ancaman narkoba.

“Ini bukan hanya penegakan hukum, tetapi penyelamatan generasi bangsa dari ancaman kehancuran akibat narkotika,” tegas Hengki.

Salah satu pengungkapan paling dramatis terjadi di wilayah perairan Selat Akar, Kepulauan Meranti. Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti berhasil menggagalkan penyelundupan 27 kilogram sabu yang dibawa menggunakan speedboat melalui jalur laut yang dikenal rawan dijadikan “jalur tikus” sindikat narkoba internasional.

Dua tersangka berinisial K dan S asal Bengkalis ditangkap dalam operasi tersebut. Polisi turut mengamankan ratusan cartridge diduga mengandung etomidate serta speedboat yang dipakai untuk penyelundupan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi jaringan narkotika, terutama yang memanfaatkan jalur perairan Riau.

“Letak geografis Riau sangat strategis dan rawan. Kami akan memperketat pengawasan di jalur perairan dan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam jaringan narkotika,” tegas Putu.

Polda Riau juga memastikan para pelaku dapat dijerat Undang-Undang Narkotika hingga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati atau penjara seumur hidup.

Kepolisian mengakui perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendirian. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta ikut terlibat memutus mata rantai peredaran narkotika yang semakin agresif dan terorganisir.

Operasi Antik Lancang Kuning 2026 kini menjadi salah satu operasi pemberantasan narkoba terbesar di Riau, sekaligus sinyal keras bahwa aparat tak akan berhenti memburu sindikat yang mencoba merusak masa depan generasi bangsa.|Santi Sinaga*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.