Nomor seri menjadi salah satu kunci untuk menghubungkan benda fisik dengan transaksi, dokumen, lokasi, perangkat, dan orang.
Nomor seri harus dianalisis sebagai kumpulan data. Penyidik perlu menguji apakah ribuan lembar dolar tersebut mempunyai rentang nomor yang berurutan atau berdekatan, berasal dari tahun seri yang sama, memiliki indikator Federal Reserve yang sama, tersusun dalam pecahan seragam, atau berada dalam ikatan institusional yang memiliki cap dan identitas serupa.
Konsentrasi nomor seri tertentu dapat menjadi indikasi bahwa uang keluar dari satu sumber kas atau beberapa transaksi yang berlangsung dalam jarak waktu berdekatan. Namun, pola tersebut tetap harus dikonfirmasi dengan dokumen perbankan, data money changer, dan bukti transaksi lain karena nomor yang berdekatan belum dengan sendirinya membuktikan siapa pihak yang menarik atau menerima uang.
Penyidik juga perlu berhati-hati membaca celah nomor seri. Otoritas keuangan Amerika Serikat telah memproduksi sebagian bundel uang dengan nomor yang tidak selalu berurutan. Karena itu, nomor seri yang terputus tidak otomatis menunjukkan bahwa uang telah dicampur, dipindahkan, atau dimanipulasi.
Pola serial harus dianalisis bersama dengan pecahan, kondisi uang, tahun emisi, kemasan, pita pengikat, cap lembaga keuangan, dan posisi saat ditemukan.
Dalam konteks pembuktian, pita pengikat uang dapat jauh lebih informatif dibanding lembar dolarnya. Berdasarkan standar pengelolaan kas Federal Reserve, satu ikatan penuh atau strap lazimnya terdiri atas 100 lembar pecahan sejenis.
Pita tersebut dapat memuat nilai, tanggal verifikasi, kode lembaga, cap bank, stiker mesin, atau paraf petugas yang melakukan penghitungan. Satu pita yang masih utuh dapat menjadi pintu masuk untuk menelusuri bank, cabang, waktu pengeluaran uang, dan orang yang terlibat dalam transaksi.
Jika seluruh uang US$4.767.300 dari Sentul berbentuk pecahan US$100, jumlah itu setara dengan 476 ikatan penuh masing-masing senilai US$10.000 dan sisa 73 lembar. Penyidik harus menjelaskan apakah bentuk fisiknya mendekati pola tersebut atau ditemukan dalam paket-paket dengan nilai berbeda.
Perbedaan jumlah dalam setiap paket dapat menunjukkan bahwa uang berasal dari beberapa episode penerimaan, telah dipindahkan sebagian, atau sengaja dikelompokkan berdasarkan tujuan tertentu. Seluruh kemungkinan itu harus diuji melalui bukti dan tidak boleh disimpulkan hanya berdasarkan tampilan fisik.
Petunjuk penting juga tersimpan pada angka US$889.965 yang ditemukan di De’Clan. Nilai tersebut tidak bulat dan tidak mungkin seluruhnya terdiri atas pecahan US$100 karena dibutuhkan campuran pecahan kecil untuk membentuk sisa US$65.
Komposisi ganjil itu harus diperiksa secara khusus untuk mengetahui apakah uang merupakan sisa dari nilai awal yang lebih besar, hasil penukaran berdasarkan kurs tertentu, akumulasi penerimaan bertahap, atau uang yang telah dikurangi sebelum ditemukan.
Penyidik harus membuka komposisi pecahan, jumlah bundel, nilai setiap paket, lokasi pecahan kecil, serta kesesuaiannya dengan dokumen transaksi. Apabila ditemukan catatan digital, pesan elektronik, kuitansi, atau data mesin penghitung yang mencantumkan angka mendekati US$890 ribu, selisih kecil sekalipun dapat mempunyai arti penting.











