JAKARTA, Radarjakarta.id – Poros Muda Nahdlatul Ulama (NU) menyatakan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, tidak memiliki keterkaitan dengan dugaan kasus suap pengisian jabatan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.
Ketua Umum Poros Muda NU, Ramadan Isa, menegaskan bahwa Nusron Wahid merupakan sosok yang memiliki integritas, profesionalisme, serta rekam jejak yang baik selama mengemban amanah sebagai pejabat negara.
“H. Nusron Wahid merupakan sosok yang mempunyai integritas dan profesional dalam menjalankan tugas negara. Selain itu, beliau juga dikenal sebagai pribadi yang alim,” ujar Ramadan Isa, yang akrab disapa Dani, dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (28/7).
Menurut Dani, pihaknya meyakini Nusron Wahid tidak terlibat dalam perkara yang tengah menjadi perhatian publik tersebut.
“Kami menilai H. Nusron Wahid clear and clean dalam kasus tersebut. Beliau merupakan tokoh yang memiliki latar belakang kuat di bidang politik, keagamaan, organisasi kemasyarakatan, serta memiliki kepedulian di bidang kemanusiaan,” katanya.
Ia menambahkan, Nusron Wahid selama ini dikenal memiliki komitmen dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui berbagai kebijakan dan pengabdiannya di pemerintahan.
“Kalau bekerja, beliau adalah sosok yang ikhlas dan tulus untuk kepentingan masyarakat banyak,” ujarnya.
Dani juga menegaskan, Poros Muda NU memastikan Nusron Wahid tidak memiliki keterkaitan dengan dugaan kasus suap yang menyeret sejumlah pihak dalam perkara di Kabupaten Kuantan Singingi.
Pernyataan tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk dukungan sekaligus penegasan sikap organisasi terhadap isu yang berkembang di tengah masyarakat, sembari menghormati proses hukum yang sedang berjalan terhadap pihak-pihak yang terkait.
Bila diperlukan, saya juga dapat �menambahkan konteks mengenai perkembangan penanganan kasus di Kuantan Singingi agar berita lebih berimbang.|ZDN*











