Wapres Tinjau Karhutla Kubu Raya, Tekankan Pengawasan

banner 468x60

KUBU RAYA, Radarjakarta.id – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Malaya, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis malam (10/9/2026).

Peninjauan yang dilakukan pada malam hari tersebut bertujuan melihat kondisi terkini di lokasi, di tengah kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah area. Wapres sekaligus memastikan penanganan karhutla di lapangan berjalan optimal dan dilakukan hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Karakteristik lahan gambut menjadi perhatian khusus dalam penanganan karhutla di wilayah tersebut. Bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah meski kobaran api di permukaan telah padam. Karena itu, kondisi yang terlihat aman belum tentu menandakan kebakaran telah sepenuhnya teratasi.

Wapres menekankan agar penanganan karhutla tidak berhenti setelah api di permukaan berhasil dipadamkan. Pemeriksaan dan pengawasan harus terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang masih tersisa dan berpotensi kembali memicu kebakaran.

“Kita tetap harus mengawal untuk memastikan kondisi lapangan benar-benar aman,” tegas Wapres.

Menurut Wapres, kabut asap yang masih bertahan di sejumlah titik meskipun kobaran api telah padam dapat menjadi indikasi adanya bara api di bawah permukaan lahan gambut. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan secara cermat dan berkelanjutan.

“Meski kobaran api di permukaan tanah padam di beberapa tempat, kabut asap masih bertahan karena bara api di dalam lahan gambut yang belum sepenuhnya mati,” ujarnya.

Penanganan hingga tuntas diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat untuk kembali beraktivitas. Selain itu, langkah tersebut penting untuk membantu memulihkan kondisi lingkungan serta ruang hidup masyarakat dan satwa yang terdampak karhutla.

Wapres Sapa Warga Terdampak

Dalam kunjungan tersebut, Wapres juga menyapa Lili Saputri, warga yang rumahnya berada sangat dekat dengan titik api di Desa Sungai Malaya.

Wapres mengingatkan Lili dan keluarganya agar tetap menggunakan masker serta memeriksakan kondisi kesehatan kepada tenaga medis sebagai langkah perlindungan dari dampak kabut asap.

“Pakai masker ya,” imbau Wapres.

Lili kemudian menyampaikan harapannya agar kebakaran segera benar-benar padam dan asap tidak kembali masuk ke rumahnya.

“Minta solusi, macam mana (bagaimana) kebakaran jangan sampai hidup lagi [apinya],” tutur Lili.

Kunjungan tersebut menegaskan pentingnya penanganan karhutla secara menyeluruh, khususnya di wilayah lahan gambut. Pengawasan pascapemadaman menjadi bagian penting untuk mencegah munculnya kembali titik api dan memastikan keselamatan masyarakat serta lingkungan.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.