Trump Janjikan Rp87 Juta per Orang Jika Republik Menang Pemilu Sela

banner 468x60

DALLAS, Radarjakarta.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat janji politik yang mencuri perhatian menjelang pemilu sela atau midterm elections November 2026. Trump menjanjikan pembayaran sebesar US$5.000 atau sekitar Rp87 juta kepada setiap warga negara AS dewasa apabila Partai Republik mampu mempertahankan kendali atas DPR dan Senat.

Janji tersebut disampaikan Trump dalam Konvensi Partai Republik di Dallas, Texas, Rabu (9/9/2026). Trump menyebut pembayaran itu sebagai “Trump Dividend” dan mengaitkannya langsung dengan kemenangan Partai Republik dalam pemilu sela. “Jika Partai Republik menang, Anda menang bersama kami dan mendapatkan US$5.000,” demikian inti pernyataan Trump yang dilaporkan sejumlah media internasional.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Trump mengatakan pembayaran tersebut akan diberikan kepada setiap warga negara AS dewasa dan uangnya harus dibelanjakan di dalam negeri. Namun, hingga kini belum ada penjelasan rinci mengenai mekanisme pencairan, sumber pendanaan secara pasti, maupun kapan pembayaran dapat dilakukan jika Partai Republik menang.

Nilai program tersebut diperkirakan sangat besar. Dengan jumlah warga dewasa AS yang mencapai ratusan juta orang, total biaya pembayaran dapat menembus lebih dari US$1 triliun. Sejumlah ekonom dan anggota parlemen mempertanyakan kemampuan pemerintah membiayai program tersebut di tengah defisit serta utang nasional AS yang sangat tinggi.

Trump sebelumnya juga pernah mengemukakan gagasan pembagian uang kepada masyarakat melalui program DOGE dividend dan pengembalian dana tarif, tetapi janji tersebut belum terealisasi. Karena itu, rencana terbaru ini kembali memunculkan perdebatan mengenai kelayakan fiskal dan pelaksanaannya.

Dari sisi hukum dan politik, pemberian uang yang dikaitkan dengan kemenangan suatu partai juga memicu pertanyaan. Namun, sejumlah laporan menyebut pembayaran tersebut tidak secara eksplisit mensyaratkan seseorang memilih Partai Republik secara individual. Selain itu, pelaksanaan pembayaran dalam skala tersebut diperkirakan membutuhkan persetujuan Kongres, sehingga janji Trump belum berarti uang tersebut otomatis akan diterima warga.

Dengan demikian, janji US$5.000 atau sekitar Rp87 juta per warga dewasa masih merupakan proposal politik Trump yang bergantung pada kemenangan Partai Republik sekaligus proses kebijakan dan anggaran di Kongres. Warga AS belum otomatis berhak menerima pembayaran tersebut hanya berdasarkan pernyataan Trump di panggung kampanye.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.