Namun, survei elektabilitas partai ini belum membuktikan besarnya pengaruh tersebut, sehingga tidak tepat digunakan untuk menyimpulkan tingkat kepuasan terhadap presiden atau penerimaan masyarakat atas suatu program pemerintah.
Batas waktu survei juga harus ditempatkan secara jelas. Pengumpulan data berlangsung pada 14–20 Agustus 2026 dan hasilnya diumumkan pada 23 September.
Dengan demikian, survei ini tidak mengukur pengaruh peristiwa setelah 20 Agustus dan belum dapat diperlakukan sebagai penilaian publik tepat pada peringatan dua tahun pemerintahan.
Rilis resmi menyebut keterlibatan 1.220 responden dengan margin kesalahan sekitar 2,9 poin persentase pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pesan politik yang perlu diperhatikan seluruh partai adalah rapuhnya dukungan ketika pilihan elektoral tidak disertai hubungan kepercayaan yang kuat.
Gerindra menghadapi pekerjaan mempertahankan keunggulan sekaligus memulihkan angka dukungan, sedangkan PDIP perlu membuktikan kemampuannya menjadi pilihan yang dipercaya.
Kedudukan dalam pemerintahan maupun ketajaman kritik akan dinilai melalui hasil yang dirasakan masyarakat, keterbukaan terhadap pengawasan, dan kesediaan mempertanggungjawabkan keputusan.











