Gempur Jermal: Polrestabes Medan Tutup Peluang Bangkitnya Sarang Narkoba

Foto: Istimewa
banner 468x60

MEDAN, Radarjakarta.id – Tim gabungan Polrestabes Medan menggelar patroli skala besar dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Jermal, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (1/6/2026) dini hari.

Operasi tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menekan angka kejahatan jalanan serta memberantas peredaran narkoba.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sebanyak 280 personel gabungan dikerahkan dalam patroli yang melibatkan berbagai satuan fungsi, mulai dari Satreskrim, Satresnarkoba, Satlantas, Satsamapta, Timsus JCS Polrestabes Medan hingga bantuan BKO Satbrimob Polda Sumut. Kegiatan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kriminalitas dan peredaran narkoba.

Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Dhana Noer Kurniawan mengatakan kawasan Jermal menjadi fokus patroli karena sebelumnya pernah dibersihkan dari aktivitas peredaran narkoba dan kini muncul indikasi adanya upaya menghidupkan kembali praktik tersebut.

“Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi. Jermal ini sebelumnya sudah dibersihkan, sehingga kami ingin memastikan jika praktik serupa tidak terulang lagi,” ujar Dhana.

Ia menjelaskan, ratusan personel gabungan diterjunkan untuk memastikan situasi tetap aman sekaligus memberikan efek cegah terhadap pelaku kejahatan.

“Ada 280 petugas gabungan yang kami kerahkan, termasuk BKO dari Brimob Polda Sumut,” tambahnya.

Dalam patroli tersebut, tim gabungan menemukan sebuah bangunan kosong tertutup yang diduga akan dimanfaatkan sebagai lokasi baru aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkoba dengan modus yang berbeda dari sebelumnya.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yusuf Nugraha menjelaskan, hasil pemantauan menunjukkan adanya indikasi para pelaku berupaya menghidupkan kembali praktik narkoba di kawasan tersebut dengan cara berkamuflase di dalam bangunan tertutup.

“Ada indikasi praktik narkoba di tempat ini akan dihidupkan kembali dengan pola yang berbeda. Dahulunya, di tempat ini barak-barak narkoba secara terbuka dan terang-terangan. Kali ini kami mendeteksi para pelaku ingin mencoba pola baru dengan berkamuflase di dalam bangunan kosong,” ungkap Rafli.

Untuk mencegah lokasi tersebut kembali digunakan sebagai tempat aktivitas narkoba, petugas menghancurkan sejumlah kursi dan meja yang ditemukan di dalam bangunan kosong tersebut. Barang-barang tersebut kemudian dibakar agar tidak dapat digunakan kembali.

“Kami akan mempersempit ruang gerak narkoba di tempat ini, akan kita kikis dari hulu sampai hilir. Jermal ini merupakan daerah pantauan kami, tidak akan ada ruang bagi setiap pelaku narkoba,” tegas Rafli.

Patroli skala besar tersebut merupakan bagian dari komitmen Polrestabes Medan dalam menjaga keamanan wilayah dan memastikan kawasan yang sebelumnya telah dibersihkan dari peredaran narkoba tidak kembali menjadi sarang aktivitas ilegal

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.