TPA Cipayung Depok Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan

banner 468x60

DEPOK, Radarjakarta.id – Kebakaran besar melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Kota Depok, Kamis (16/7/2026) malam. Kobaran api yang membumbung tinggi disertai kepulan asap pekat sempat menghebohkan warga sekitar dan memicu respons cepat petugas pemadam kebakaran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Api pertama kali terlihat dari salah satu titik di area timbunan sampah, lalu dengan cepat merambat akibat material mudah terbakar serta embusan angin.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran beserta puluhan personel untuk mengendalikan kobaran api. Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam hingga api berhasil dipadamkan pada malam hari. Setelah itu, petugas masih melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala dari dalam tumpukan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni Siti, menyebut dugaan awal titik api berasal dari bagian bawah timbunan sampah. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan sehingga belum dapat dipastikan apakah dipicu gas metana, panas alami, maupun faktor lainnya.

Selain membakar area timbunan sampah, laporan resmi Pemerintah Kota Depok menyebut insiden tersebut juga menghanguskan dua unit truk operasional yang berada di lokasi. Beruntung tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini.

Usai api berhasil dipadamkan, petugas tetap bersiaga hingga dini hari mengantisipasi munculnya titik api baru. Pendinginan dilakukan secara menyeluruh karena kebakaran di TPA memiliki karakteristik berbeda dengan kebakaran bangunan, di mana bara api kerap tersimpan di lapisan bawah timbunan sampah.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap pengelolaan TPA Cipayung yang selama ini menampung ribuan ton sampah setiap hari. Sejumlah pihak menilai perlu dilakukan evaluasi sistem pengelolaan gas metana, pemantauan suhu timbunan sampah, serta langkah mitigasi kebakaran agar kejadian serupa tidak terulang.

Portal resmi Pemerintah Kota Depok, juga memberitakan mengenai risiko kebakaran lahan dan pengelolaan sampah di berbagai media internasional yang menyoroti meningkatnya insiden kebakaran akibat kondisi cuaca dan akumulasi material mudah terbakar. ***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.