TANGGAMUS, Radarjakarta.id — Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung di Pekon Purwosari, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kabupaten Tanggamus, Lampung, ludes terbakar saat pekerja tengah mempersiapkan makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/8/2026) dini hari.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Api pertama kali diketahui oleh tim produksi yang sedang melakukan persiapan memasak. Para pekerja sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun kobaran api dengan cepat membesar hingga melahap bangunan dapur beserta peralatan di dalamnya.
Dari hasil identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), Tim Inafis Satreskrim Polres Tanggamus menemukan ruang rice steamer sebagai bagian bangunan yang mengalami kerusakan paling parah. Polisi menduga terdapat kebocoran gas di area tersebut yang kemudian memicu letupan di dalam ruangan tertutup.
Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Khairul Yasin Ariga menyebut dugaan kebocoran gas masih menjadi bagian dari penyelidikan. Petugas telah memeriksa lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Saksi di lokasi sebelumnya mendengar suara desisan dan mencium bau gas sebelum terdengar letupan. Api kemudian muncul dari bagian bawah mesin rice steamer dan berkembang cepat. Kondisi ruang tersebut dilaporkan mengalami kerusakan hingga sekitar 90 persen.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menghanguskan bangunan dapur, peralatan memasak, perlengkapan serta sejumlah bahan pangan. Kerugian material sementara ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar.
Kebakaran tersebut berdampak terhadap operasional pelayanan MBG di wilayah sekitar. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber kebocoran dan penyebab pasti munculnya api, sementara kondisi dapur SPPG yang terbakar membuat aktivitas produksi makanan harus terganggu.***











