JAKARTA, RadarJakarta.id — Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) mengapresiasi sejumlah capaian Bank Jakarta di bawah kepemimpinan Direktur Utama Agus Haryoto Widodo. Apresiasi tersebut diberikan seiring langkah transformasi perusahaan yang berfokus pada digitalisasi layanan, efisiensi operasional, penguatan tata kelola, serta pengembangan ekosistem keuangan daerah.
Ketua Umum KAMAKSI, Joko Priyoski, menilai pencapaian Bank Jakarta perlu didukung melalui kepercayaan publik dan pengawasan yang konstruktif. Menurutnya, prestasi perusahaan daerah dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat apabila diikuti peningkatan kualitas pelayanan serta pengelolaan yang bertanggung jawab.
Salah satu pencapaian Bank Jakarta terlihat dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Jakarta pada 13 April 2026. Bank Jakarta meraih predikat BPD Bintang 5 (Excellent) dan medali Golden, sedangkan Agus Haryoto Widodo memperoleh penghargaan TOP CEO BUMD 2026. Penghargaan tersebut diberikan melalui penilaian yang mencakup kinerja bisnis, inovasi, tata kelola, dan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Transformasi Bank Jakarta juga diarahkan pada penguatan teknologi digital, manajemen risiko, budaya kerja, serta integrasi layanan dengan ekosistem Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pengembangan transaksi nontunai, termasuk penggunaan QRIS di pasar tradisional, menjadi salah satu upaya memperluas akses keuangan bagi pedagang dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain pengembangan layanan digital, Bank Jakarta menghadirkan pembaruan identitas layanan melalui situs web yang lebih berorientasi pada kebutuhan nasabah serta peluncuran Kartu Debit Visa Bank Jakarta. Langkah tersebut ditujukan untuk memperluas kemudahan transaksi dan meningkatkan daya saing bank daerah di tengah perkembangan industri perbankan yang semakin kompetitif.
Joko menegaskan, apresiasi terhadap capaian perusahaan harus berjalan beriringan dengan komitmen menerapkan Good Corporate Governance (GCG). Penguatan pengawasan internal, transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan risiko diperlukan untuk mencegah potensi fraud maupun penyimpangan. Kritik dan masukan masyarakat juga dinilai penting sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan.
Ke depan, KAMAKSI berharap Bank Jakarta konsisten meningkatkan kualitas layanan, menjaga kepercayaan nasabah, serta memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan DKI Jakarta. Prestasi yang diraih diharapkan tidak berhenti pada penghargaan, tetapi diwujudkan dalam pelayanan yang semakin aman, mudah diakses, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.|ZDN*











