Wakasad Tekankan Kepemimpinan Humanis, Komandan Harus Dekat dengan Prajurit

Wakasad Tekankan Kepemimpinan Humanis, Komandan Harus Dekat dengan Prajurit
Wakasad Tekankan Kepemimpinan Humanis, Komandan Harus Dekat dengan Prajurit
banner 468x60

BANDUNG,  Radarjakarta.id – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menekankan pentingnya kepemimpinan humanis bagi para Komandan Satuan (Dansat), dengan membangun kedekatan, kepedulian, dan komunikasi langsung dengan prajurit.

Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada peserta pendidikan Calon Komandan Brigade/Resimen (Danbrig/Danmen), Calon Komandan Batalyon/Detasemen (Danyon/Danden), serta Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), Bandung, Jawa Barat, Senin (20/4/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam arahannya, Wakasad menegaskan bahwa seorang komandan tidak cukup hanya memberikan perintah, tetapi harus hadir langsung di tengah anggota.

“Seorang komandan harus turun langsung, mengecek kondisi prajurit, dan membangun komunikasi. Kedekatan itu penting untuk menciptakan ikatan yang kuat,” tegasnya.

Ia menambahkan, peran komandan tidak hanya sebagai pemimpin formal, tetapi juga harus mampu menjadi figur orang tua, mitra kerja, guru, sekaligus pelatih bagi anggotanya. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan dapat terbentuk prajurit yang tangguh, profesional, dan berkarakter.

Melalui proses seleksi ketat dan pendidikan terprogram, para peserta diharapkan mampu menjadi pemimpin yang memberi pengaruh positif, meningkatkan semangat, serta memperkuat soliditas satuan.

Wakasad juga menekankan bahwa kepemimpinan yang efektif harus mampu mendorong pelaksanaan tugas secara optimal, terarah, dan bertanggung jawab, sehingga berkontribusi terhadap kesiapan TNI Angkatan Darat dalam menjalankan tugas negara.

Adapun jumlah peserta pendidikan terdiri dari 27 orang calon Danbrig/Danmen, 115 orang calon Danyon/Danden, serta 53 orang calon Wadanyon. Pendidikan dilaksanakan selama delapan minggu dengan materi meliputi aspek sikap dan perilaku, kemampuan jasmani, serta keterampilan militer seperti menembak, renang militer, lintas medan, hingga bela diri taktis.

Melalui pembekalan tersebut, diharapkan lahir komandan-komandan lapangan yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap prajurit dan satuannya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.