JAKARTA, Radarjakarta.id — Sarwendah menyampaikan surat terbuka kepada Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu, melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @sarwendah29, pada Rabu (16/9/2026). Pernyataan tersebut berisi tanggapan Sarwendah terhadap sejumlah narasi mengenai akses Ruben Onsu untuk bertemu kedua anak mereka serta persoalan yang berkembang dalam perkara hak asuh anak.
Dalam pernyataannya, Sarwendah membantah dirinya melarang Ruben bertemu anak-anak. Ia meminta pihak Ruben berkoordinasi langsung mengenai waktu dan tempat pertemuan. Sarwendah juga menyatakan siap membawa anak-anak untuk bertemu ayah mereka apabila jadwal dan lokasi telah disepakati.
Sarwendah sekaligus menanggapi narasi yang menyebut dirinya mendoktrin atau memengaruhi anak-anak agar menjauhi Ruben. Untuk menjawab tudingan tersebut, ia meminta agar pihak terkait menunjuk psikolog yang kompeten untuk berbicara langsung dengan anak-anak. Menurut Sarwendah, langkah itu dapat menjadi bagian dari upaya memperoleh penilaian yang lebih objektif.
Selain persoalan pertemuan anak, Sarwendah menyinggung penyebaran potongan video yang menurut versinya tidak menggambarkan konteks secara utuh. Ia juga mempertanyakan pemberitaan mengenai persoalan tes kesehatan yang muncul dalam proses mediasi. Sarwendah mengatakan dirinya telah menjalani tes kesehatan sesuai permintaan pihak Minola dan meminta agar bukti terkait persoalan tersebut disampaikan melalui proses hukum.
Perselisihan mengenai hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah sebelumnya telah berlanjut ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pada 2 September 2026, perkara tersebut memasuki tahap pokok perkara setelah proses mediasi dinyatakan tidak mencapai kesepakatan. Pihak Ruben melalui Minola Sebayang sebelumnya juga telah menyampaikan sejumlah pandangan terkait akses Ruben terhadap anak-anak.
Sarwendah meminta persoalan yang masih diperdebatkan diselesaikan melalui pembuktian di pengadilan, bukan melalui narasi yang berkembang di ruang publik. Ia menilai polemik tersebut tidak hanya berkaitan dengan dirinya dan Ruben, tetapi juga dapat berdampak terhadap anak-anak. Pernyataan Sarwendah tersebut menjadi respons terbuka terbaru di tengah proses hukum yang masih berjalan.***











