JAKARTA BARAT, Radarjakarta.id – Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar Kelas Ayah Idaman (AMAN) bagi Pasangan Usia Subur (PUS) di Praktik Mandiri Bidan Fatmi Hanum, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan peran ayah dalam pengasuhan dan perlindungan anak.
Kepala Suku Dinas PPAPP Kota Administrasi Jakarta Barat, Dian Anggraini Susanthy, mengatakan kehadiran ayah, baik secara fisik maupun emosional, memiliki peran strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak, membentuk karakter, serta mewujudkan keluarga yang harmonis. Menurutnya, peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pelindung, pembimbing, sahabat, dan teladan bagi anak-anaknya.
“Melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), kami mengajak para ayah untuk semakin aktif hadir dalam kehidupan anak, membangun komunikasi yang hangat di dalam keluarga, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang. Kehadiran ayah yang berkualitas akan menjadi fondasi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujar Dian.
Ia menjelaskan, Kelas AMAN merupakan implementasi GATI di tingkat wilayah yang dirancang sebagai wadah pembelajaran sekaligus berbagi pengalaman mengenai pola asuh positif, kesehatan reproduksi, komunikasi keluarga, perlindungan anak, hingga pembentukan karakter sejak usia dini.
Dian berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan komunitas ayah yang saling menginspirasi dan menjadi teladan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program juga membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, fasilitas kesehatan, satuan pendidikan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, hingga masyarakat.
Salah seorang peserta, Edy Junaedi (32), ayah dari dua anak laki-laki, mengaku mengikuti Kelas AMAN untuk memperdalam pemahamannya sebagai kepala keluarga. “Saya ingin belajar menjadi kepala rumah tangga yang bertanggung jawab. Saya berharap anak-anak dapat merasakan kehadiran sosok ayah yang selalu mendampingi, memberi teladan, serta menjadi tempat mereka berbagi cerita dan mencari perlindungan,” ujarnya.|ZDN*











