Kesbangpol Jakbar Perkuat Etika Politik Menuju Pemilu 2029

banner 468x60

JAKARTA BARAT, Radarjakarta.id – Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Suban Kesbangpol) Jakarta Barat menggelar talkshow bertajuk Peningkatan Etika dan Budaya Politik dalam Berdemokrasi di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (9/7). Kegiatan yang diikuti 80 peserta ini bertujuan memperkuat pemahaman mengenai etika politik, budaya demokrasi, serta kesiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029.

Mewakili Wali Kota Jakarta Barat, Kepala Kesbangpol Jakarta Barat, Tumpal Matondang, mengatakan tahapan Pemilu 2029 diperkirakan mulai berlangsung pada Juni 2027, dengan pemungutan suara diproyeksikan pada Februari 2029. Menurutnya, rentang waktu persiapan yang relatif singkat menuntut seluruh pemangku kepentingan untuk mulai melakukan konsolidasi sejak dini.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Artinya, waktu persiapan efektif kita tidaklah lama. Partai politik harus mulai memanaskan mesinnya, sementara forum kemitraan lokal harus mulai merapatkan barisan untuk menjaga kondusivitas wilayah,” ujar Tumpal.

Ia juga menyoroti posisi strategis Jakarta yang masih berstatus sebagai Ibu Kota Negara secara administratif hingga diterbitkannya Keputusan Presiden mengenai pemindahan ibu kota, sebagaimana ditegaskan dalam putusan Mahkamah Konstitusi. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik dan tokoh masyarakat, untuk terus menjaga stabilitas, kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan kepemimpinan politik yang matang di tengah proses transisi menuju kota global.

Sementara itu, Kepala Subkelompok Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Politik Suban Kesbangpol Jakarta Barat, Pepen Kuswandi, menjelaskan peserta berasal dari pengurus partai politik nonparlemen, forum kemitraan, serta berbagai organisasi binaan Pemerintah Kota Jakarta Barat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kapasitas sumber daya politik yang berintegritas.

“Kegiatan ini mempersiapkan mental dan kompetensi dasar peserta agar siap apabila mendapat kesempatan menjadi anggota dewan yang berintegritas, bersih, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” kata Pepen.

Talkshow menghadirkan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro, yang menyampaikan materi mengenai etika politik dan penguatan budaya demokrasi menuju parlemen yang berintegritas. Selain itu, Komisioner Bawaslu Jakarta Barat, Abdul Roup, memaparkan strategi kampanye sehat, antisipasi pelanggaran pemilu, serta pentingnya penegakan etika dalam kompetisi politik. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Jakarta Barat berharap tercipta iklim demokrasi yang sehat, berintegritas, dan kondusif menjelang penyelenggaraan Pemilu 2029.|ZDN*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.