Srikandi TP Sriwijaya Semarakkan Hari Kebaya Nasional dan HAN 2026

Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya Nyimas Aliah, S.E., S.Sos., M.I.Kom. bersama jajaran pengurus dan anggota tampil memeriahkan peringatan Hari Kebaya Nasional ke-3 dan Hari Anak Nasional 2026 melalui penampilan Line Dance Ding Dong di The Hall Senayan City, Jakarta
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id –  Semangat pelestarian budaya dan komitmen membangun generasi penerus bangsa berpadu dalam peringatan Hari Kebaya Nasional (HKN) ke-3 dan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang mengusung tema “Indonesia Berkebaya, Anak Hebat, Indonesia Kuat”.

Kegiatan yang berlangsung meriah di The Hall Senayan City, Jakarta, Jumat (24/7/2026), menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya Indonesia sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak-hak anak sebagai aset masa depan bangsa.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Acara ini dihadiri berbagai organisasi perempuan, komunitas budaya, tokoh masyarakat, serta pemerhati anak yang bersama-sama menunjukkan komitmen menjaga warisan budaya sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi tumbuh kembang anak Indonesia.

Salah satu organisasi yang turut memeriahkan kegiatan tersebut adalah Srikandi TP Sriwijaya yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Nyimas Aliah, S.E., S.Sos., M.I.Kom. bersama jajaran pengurus dan anggotanya.

Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata dukungan terhadap upaya pelestarian budaya nasional yang berjalan seiring dengan penguatan peran perempuan dalam membangun karakter generasi muda.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Minggu (26/7/2026), Nyimas Aliah menegaskan bahwa Hari Kebaya Nasional memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar mengenakan pakaian tradisional.

Menurutnya, kebaya merupakan simbol identitas, jati diri, serta kebanggaan perempuan Indonesia yang harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman dan pengaruh budaya global.

“Hari Kebaya Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya bangsa. Kebaya bukan hanya busana tradisional, tetapi juga simbol karakter, keanggunan, serta identitas perempuan Indonesia yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” ujar Nyimas Aliah.

Ia juga menilai bahwa Hari Anak Nasional menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Menurutnya, tema “Indonesia Berkebaya, Anak Hebat, Indonesia Kuat” mengandung pesan yang sangat relevan dengan tantangan bangsa saat ini, yakni menjaga akar budaya sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kecintaan terhadap tanah air.

“Melalui tema Indonesia Berkebaya, Anak Hebat, Indonesia Kuat, kita diajak menjaga warisan budaya sekaligus membangun generasi penerus yang berkarakter, cerdas, dan mencintai bangsanya. Kebaya adalah simbol jati diri perempuan Indonesia, sedangkan anak-anak adalah harapan masa depan Indonesia,” ungkapnya.

Suasana peringatan semakin semarak ketika Srikandi TP Sriwijaya menampilkan Line Dance Ding Dong yang energik dan penuh semangat. Penampilan tersebut berhasil menghidupkan suasana, mengundang antusiasme peserta dan tamu undangan yang ikut menari bersama dalam nuansa penuh kebersamaan, kekeluargaan, dan keceriaan.

Kemeriahan bertambah saat Ketua Umum DPP Perempuan Indonesia Maju (PIM), Lana T. Koentjoro, S.H., M.H., turut bergabung menari bersama para peserta. Kehadirannya menjadi simbol kuatnya kolaborasi antarlembaga perempuan dalam mendukung pelestarian budaya Indonesia sekaligus memperkuat kepedulian terhadap perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.

Bagi Nyimas Aliah, organisasi perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun karakter bangsa karena keluarga merupakan fondasi utama pendidikan anak.

Perempuan, khususnya para ibu, memiliki peran sebagai pendidik pertama yang menanamkan nilai-nilai moral, budaya, etika, serta semangat cinta tanah air sejak usia dini. Oleh sebab itu, penguatan peran perempuan harus terus menjadi bagian dari pembangunan nasional.

Ia berharap semangat yang dibawa dalam peringatan Hari Kebaya Nasional dan Hari Anak Nasional tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, pelestarian budaya, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak harus berjalan beriringan sebagai investasi jangka panjang dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya bangsa.

Partisipasi aktif Srikandi TP Sriwijaya dalam kegiatan ini kembali menegaskan komitmen organisasi untuk terus hadir dalam berbagai program yang mendukung pelestarian budaya, pemberdayaan perempuan, serta pembinaan dan perlindungan anak sebagai bagian dari upaya membangun generasi Indonesia yang unggul.

Para pengurus dan anggota Srikandi TP Sriwijaya juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi karena dapat tampil di panggung nasional dalam momentum yang mempertemukan semangat kebudayaan, pemberdayaan perempuan, dan kepedulian terhadap masa depan anak-anak Indonesia.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.