Karena itu, Hari Batik Nasional 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal batik secara lebih mendalam, termasuk memahami proses pembuatan dan kisah para perajin di balik setiap karya.
Bagi Srikandi TP Sriwijaya, upaya memperkenalkan batik sejalan dengan semangat pemberdayaan perempuan, penguatan komunitas, serta kepedulian terhadap kekayaan budaya Indonesia.
Kegiatan Jelajah Nusantara menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan semangat kebersamaan dengan kecintaan terhadap budaya daerah. Para peserta tidak hanya melakukan perjalanan, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai keberagaman Indonesia.
Nyimas Aliah berharap kebiasaan mencintai batik dapat terus tumbuh di tengah masyarakat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ia menilai pelestarian budaya tidak selalu membutuhkan kegiatan besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru dapat memberikan dampak dalam jangka panjang.
Mulai dari memakai batik dengan bangga, mengenalkan motif kepada anak-anak, membeli produk perajin lokal, hingga memahami filosofi di balik sebuah motif merupakan bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga warisan budaya.
“Ketika kita mengenakan batik dengan bangga, mengenal maknanya dan ikut mendukung para perajin, sebenarnya kita sedang ikut menjaga warisan budaya Indonesia agar tetap hidup dan berkembang,” kata Nyimas Aliah.
Dengan demikian, Hari Batik Nasional 2026 bukan sekadar peringatan setiap 2 Oktober. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa batik merupakan bagian penting dari identitas Indonesia yang harus terus dijaga, dikembangkan dan diwariskan.
Melalui kolaborasi masyarakat, perajin, dunia pendidikan, komunitas, organisasi perempuan, pelaku ekonomi kreatif dan pemerintah, batik diharapkan semakin dekat dengan generasi muda.
Semangat tersebut juga tercermin dalam kegiatan Jelajah Nusantara Srikandi TP Sriwijaya Semarang–Pekalongan, ketika batik tidak hanya dikenakan sebagai busana, tetapi menjadi bagian dari pesan untuk mencintai, mengenal dan menjaga kekayaan budaya Nusantara.











