Presiden Prabowo Sematkan Pangkat Istimewa bagi Sidarto Danusubroto, Ruki, dan Taufiq Effendi

banner 468x60

BOGOR, Radarjakarta.id – Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Lapangan Upacara Nagara Janottama, Satuan Latihan Korps Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7). Momentum tersebut menjadi penegasan arah kebijakan pemerintah terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), yakni memperkuat profesionalisme, penghargaan atas pengabdian, serta meneguhkan komitmen agar Polri selalu hadir melindungi, melayani, dan mengabdi kepada masyarakat.

Dalam upacara tersebut, Presiden menganugerahkan Bintang Bhayangkara Nararya kepada tiga personel Polri yang dinilai memiliki dedikasi, loyalitas, dan prestasi luar biasa dalam pelaksanaan tugas. Ketiga penerima penghargaan adalah Kombes Pol Ach. Prasetiyo Adhi Wibowo, AKP Nengsi Marline Waromy, dan Aiptu Wawan Setiyawan. Selain itu, Presiden juga memberikan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti kepada 11 satuan kerja Polri yang dinilai berjasa dalam meningkatkan kualitas pengabdian institusi kepada bangsa dan negara.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengabdian panjang kepada institusi kepolisian, Presiden Prabowo turut menganugerahkan pangkat secara istimewa kepada tiga purnawirawan Polri. Irjen Pol (Purn) Sidarto Danusubroto dan Irjen Pol (Purn) Taufiequrachman Ruki menerima pangkat Komisaris Jenderal Polisi Kehormatan, sementara Brigjen Pol (Purn) Taufiq Effendi dianugerahi pangkat Inspektur Jenderal Polisi Kehormatan. Penganugerahan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden tentang tanda kehormatan dan pangkat istimewa sebagai bentuk apresiasi negara terhadap kontribusi mereka dalam menjaga keamanan dan penegakan hukum di Indonesia.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Polri merupakan institusi yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat sehingga dituntut terus menjaga integritas, profesionalisme, serta kepercayaan publik. Presiden menekankan bahwa keberadaan Polri harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, adil, humanis, serta mampu memberikan rasa aman di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, kekuatan Polri tidak hanya diukur dari kemampuan penegakan hukum, tetapi juga dari kedekatan dan kehadirannya dalam melayani rakyat.

Rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 sekaligus menjadi simbol apresiasi negara terhadap dedikasi personel aktif maupun purnawirawan, sekaligus penguatan komitmen reformasi institusi kepolisian. Pemberian penghargaan kepada personel berprestasi, satuan kerja terbaik, dan tokoh-tokoh senior Polri diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, serta memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.