TNI AD dan US Army Perkuat Interoperabilitas Prajurit lewat Latma Ksatria Warrior 2026

TNI AD dan US Army Perkuat Interoperabilitas Prajurit lewat Latma Ksatria Warrior 2026
TNI AD dan US Army Perkuat Interoperabilitas Prajurit lewat Latma Ksatria Warrior 2026
banner 468x60

BATURAJA, Radarjakarta.id – TNI Angkatan Darat (TNI AD) bersama United States Army (US Army) memperkuat kemampuan dan interoperabilitas prajurit melalui Latihan Bersama (Latma) Ksatria Warrior 2026.

Latihan tersebut resmi dibuka di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Baturaja, Sumatera Selatan, Sabtu (15/8/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Latma Ksatria Warrior 2026 menjadi sarana bagi prajurit TNI AD dan US Army untuk meningkatkan kemampuan tempur sekaligus memperkuat pemahaman terhadap taktik, teknik, dan prosedur yang diterapkan masing-masing angkatan darat.

Tak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan militer, latihan bersama ini juga diarahkan untuk membangun kepercayaan serta mempererat hubungan kerja sama dan persahabatan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Dalam upacara pembukaan, Waaspers Kaskostrad sekaligus Komandan Latihan Kolonel Inf Slamet, S.Sos., M.Han., menegaskan bahwa keberhasilan latihan tidak hanya ditentukan oleh tercapainya sasaran latihan.

Menurutnya, komunikasi efektif, kedisiplinan, kerja sama dan kemauan untuk saling belajar menjadi faktor penting dalam keberhasilan latihan bersama.

“Keberhasilan latihan tidak diukur semata-mata dari tercapainya sasaran latihan, tetapi juga dari terbangunnya komunikasi yang efektif, disiplin yang tinggi, kerja sama yang solid, dan kemampuan setiap peserta untuk belajar satu sama lain,” tegas Slamet.

Sementara itu, Lieutenant Colonel Joseph Esminger, selaku pimpinan latihan dari Batalyon Infanteri 100 US Army, menilai interaksi dan komunikasi selama latihan menjadi bagian penting untuk meningkatkan pemahaman prajurit kedua negara.

Melalui interaksi tersebut, prajurit TNI AD dan US Army diharapkan mampu memahami pola kerja masing-masing sehingga dapat membangun kemampuan bekerja secara terpadu.

Seluruh peserta Latma Ksatria Warrior 2026 juga ditekankan mengikuti setiap tahapan latihan dengan disiplin, profesional dan penuh tanggung jawab.

Selain itu, prajurit diminta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan serta menghormati budaya yang dimiliki masing-masing negara.

Latihan bersama tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan prajurit sekaligus memperkuat kesiapan dalam melaksanakan tugas bersama.

Melalui Latma Ksatria Warrior 2026, TNI AD dan US Army diharapkan semakin memperkuat interoperabilitas, profesionalisme dan kepercayaan kedua angkatan darat.

Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkokoh hubungan kemitraan pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.