BONDOWOSO, RadarJakarta.id – Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis rumahan terus menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah usaha kuliner Abon Barokah Yuli milik Yuli Astuti, warga Dusun Ebrak, Desa Jurangsapi, RT 47/RW 16, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso.
Perempuan berusia 45 tahun tersebut telah merintis usaha produksi abon sejak 2021. Berbekal ketekunan dan kemauan untuk berkembang, Yuli memproduksi abon dengan berbagai varian berbahan dasar daging sapi dan ayam.
Dalam perjalanannya, produk Abon Barokah Yuli tidak hanya dipasarkan di wilayah Bondowoso. Produknya kini telah menjangkau sejumlah daerah di kawasan Tapal Kuda, di antaranya Probolinggo, Jember, dan Banyuwangi.
Yuli mengatakan, dirinya memulai usaha tersebut dari skala rumahan dengan harapan dapat mengembangkan usaha sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.
“Saya merintis usaha ini sejak tahun 2021. Awalnya dari usaha rumahan dan saya berusaha keras agar Abon Barokah Yuli bisa terus berkembang. Harapannya, usaha ini juga bisa memberikan pekerjaan dan mengkaryakan tetangga sekitar,” ujar Yuli, Minggu (16/8/2026).
Menurut Yuli, menjalankan usaha rumahan membutuhkan ketekunan dan keberanian untuk terus mencoba. Seiring waktu, permintaan terhadap produknya semakin meningkat hingga pesanan datang hampir setiap hari.
“Alhamdulillah, sekarang pesanan sudah semakin banyak dan setiap hari ada saja yang memesan. Ini tentu menjadi penyemangat bagi saya untuk terus mengembangkan usaha,” katanya.
Yuli berharap perkembangan usahanya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Ia berharap adanya dukungan, khususnya berupa bantuan peralatan produksi, sehingga kapasitas dan kualitas produksi Abon Barokah Yuli dapat terus ditingkatkan.
“Saya sangat berharap pemerintah Bondowoso bisa memberikan perhatian dan bantuan, terutama alat-alat produksi untuk UMKM. Dengan adanya bantuan peralatan, saya berharap usaha ini bisa semakin maju dan produksinya meningkat,” harapnya.
Keberadaan usaha seperti Abon Barokah Yuli menunjukkan bahwa UMKM rumahan tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Dengan dukungan yang tepat, usaha lokal diharapkan mampu berkembang dan memperluas pemasaran produk unggulan daerah.










