JAKARTA, Radarjakarta.id – Presiden Prabowo Subianto secara terbuka memberikan apresiasi terhadap kinerja dan pencapaian Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Apresiasi tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan atas prestasi, pengabdian, serta kemampuan Kapolri dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, pengamat sekaligus Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama mengatakan bahwa pengakuan Presiden menjadi bukti bahwa kinerja Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo selama memimpin institusi Polri telah memberikan dampak yang dirasakan masyarakat.
“Itu nyata, bukan sekadar pujian Presiden. Pujian Presiden memang berdasarkan fakta,” ujar Sandri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurut Sandri, sejak dilantik sebagai Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dinilai mampu menerjemahkan kebijakan dan kehendak pemerintah ke dalam program kerja institusi Polri. Hal tersebut, kata dia, terlihat dari upaya menyelaraskan visi dan program Polri dengan agenda pembangunan pemerintah.
“Kita lihat pengabdian Pak Kapolri dan rekam jejak institusi ini. Pembangunan dan pengamanan berjalan sejalan dengan visi pembangunan kesejahteraan rakyat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Sandri menilai Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah melakukan perubahan dalam pola kerja. Menurutnya, tugas Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menegakkan hukum, tetapi juga turut mendukung pemerintah dalam pembangunan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Polri di bawah nahkoda beliau sudah mereformasi cara kerjanya. Bukan saja semata menjaga kamtibmas dan penegakan hukum. Lebih dari itu, Polri benar-benar membantu pemerintah dalam membangun infrastruktur dasar untuk kebutuhan rakyat,” kata Sandri.
Ia menambahkan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban. Menurutnya, ketika kebutuhan masyarakat terpenuhi, kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban juga dapat tumbuh secara mandiri.
“Kalau infrastruktur dasar kebutuhan rakyat terpenuhi, keamanan dan ketertiban masyarakat bisa berjalan dengan kesadaran rakyat sendiri. Jadi, inilah yang dimaknai oleh institusi Polri saat ini,” pungkasnya.











