DEPOK, Radarjakarta.id – Capaian Cek Kesehatan Gratis atau CKG di Kota Depok hingga saat ini baru sekitar 50 persen.
Hal itu dikatakan Ketua Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Depok, Hidayat saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Penguatan Surveilans Faktor Risiko dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular di wilayah Pancoran Mas.
Dia menambahkan, pada September 2026 sudah mencapai lebih dari 50 persen dari total jumlah penduduk. Capaian tersebut belum membuat Dinkes berhenti mengejar sasaran.
Kelompok anak usia sekolah, dewasa, dan lansia masih menjadi fokus untuk meningkatkan cakupan dalam tiga bulan terakhir tahun ini.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung termasuk yang banyak ditemukan.
Dia mengajak masyarakat yang belum mengikuti CKG segera memanfaatkan layanan tersebut karena pemeriksaan dini penting agar penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan bisa dilakukan sebelum kondisi memburuk.
“Kalau kita tahu lebih awal penyakit yang kita miliki, tentu lebih awal pula kita bisa mengobatinya sehingga kita bisa kembali sehat. Masyarakat yang sehat akan meningkatkan produktivitas,” katanya
Keberhasilan Program Cek Kesehatan Gratis membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.
Dirinya menyebutkan, pelaksanaan CKG merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Program CKG ini tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak saja, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibayan seluruh pihak mulai dari perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, dan organisasi masyarakat,” ujarnya.
Pemeriksaan rutin penting dilakukan untuk mengantisipasi berbagai penyakit, baik yang disebabkan faktor keturunan, konsumsi makanan dan minuman, maupun gaya hidup.
“Pemerintah saat ini terus berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, salah satunya lewat program CKG,” katanya.
Dia mengajak masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat serta memastikan diri terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional.
Ia pun mengimbau warga untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah tersedia demi pencegahan penyakit sejak dini.
Di lokasi sama, Anggota Komisi IX DPR RI, Ir Nuroji menyatakan bahwa Program CKG diharapkan menjadi titik awal terbentuknya budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Dengan pemeriksaan kesehatan rutin, potensi masalah kesehatan bisa dideteksi lebih awal dan ditangani dengan tepat.
“Kami mengajak masyarakat untuk menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas),” katanya
Tujuan dari CKG, kata dia, adalah mengetahui lebih awal penyakit yang diderita oleh masyarakat dan bisa dicek semua.
“Pokoknya penyakit potensial bisa dicek. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan dengan memanfaatkan program pemerintah pusat yakni CKG,” ujarnya.
Program ini dinilai penting untuk deteksi dini berbagai penyakit agar bisa segera ditangani.











