Presiden Prabowo Dinilai Pro Buruh, SMART Soroti Komitmen Nyata di May Day

Ketua Umum Serikat Muda Amanat Rakyat (SMART) Indonesia, Yayan Septiadi. (Foto: Ist)
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Ketua Umum Serikat Muda Amanat Rakyat (SMART) Indonesia, Yayan Septiadi mengucapkan selamat Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.

Secara khusus Yayan Septiadi menekankan pentingnya peran buruh dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Momentum 1 Mei atau yang kita kenal dengan May Day harus menjadi prioritas bahwa kesejahteraan pekerja tidak bisa dilepaskan dari terciptanya ekosistem usaha dan investasi yang sehat,” ujar Yayan dalan keterangannya, Jumat (1/5/2026).

Secara khusus, Yayan yang mewakili SMART Indonesia memberikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap Presiden Prabowo Subianto yang turut hadir dalam peringatan Hari Buruh di Lapangan Monas Jakarta.

“Presiden Prabowo selama menjadi presiden sudah dua kali hadir di perayaan Hari Buruh, Prabowo juga presiden pertama di era reformasi yang ikut dalam aksi May Day setelah sebelumnya Bung Karno hadir dalam peringatan May Day di tahun 1965. Kami sangat mengapresiasi beliau,” katanya.

“Kehadiran Presiden Prabowo mencerminkan keseriusan pemerintah dalam merangkul dan memperjuangkan aspirasi buruh. Ini adalah simbol kuat bahwa negara akan berpihak pada kelompok buruh,” lanjut Yayan.

Yayan Septiadi menegaskan bahwa keberpihakan pada buruh tidak cukup hanya melalui kebijakan ketenagakerjaan, tetapi juga melalui jaminan iklim investasi yang bebas dari gangguan.

“Investasi yang masuk ke Indonesia tidak boleh terganggu oleh intimidasi atau pungutan liar dari oknum yang mengatasnamakan ormas. Kalau kita ingin menciptakan jutaan lapangan kerja, kita harus pastikan tidak ada ruang bagi premanisme berkedok organisasi,” tegasnya.

Ia juga menyerukan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk menindak tegas segala bentuk penyimpangan yang merusak iklim investasi.

“Hari Buruh adalah pengakuan atas kontribusi besar para pekerja. Kita perlu terus memperjuangkan hak-hak mereka, dan itu hanya bisa tercapai jika ada ruang usaha yang aman dan adil,” kata Yayan Septian.

“Negara harus hadir dan tegas. Perlindungan terhadap investor adalah bentuk perlindungan terhadap masa depan buruh itu sendiri,” tutupnya.

1 tahun Prabowo Subianto menjabat Presiden dinilai telah memberikan kado terbaik buat masyarakat khususnya buruh, yaitu:
1. Teken Keppres 10/2026 (Satgas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja dan Kesejahteraan Buruh)
2. Teken Perpres 27/2026 (perlindungan pekerja transportasi online, jaminan kecelakaan kerja, BPJS Kesehatan, dan minimal 92% pengemudi)
3. Teken Perpres 25/2026 (Ratifikasi konvensi ILO/188, pastikan perlindungan dan kesejahteraan awak kapal perikanan).
4. UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) disahkan
5. Jaminan kehilangan pekerjaan 60% upah selama 6 bulan (gaji dibawah Rp5 juta/bulan)
6. Rumah untuk buruh yang dekat kawasan industri & pekerjaan (bagian program 3 juta rumah).
7. Tahun 2026 akan diresmikan 1.386 kampung nelayan (kapal, BBM, cold storage).
8. Naikkan upah minimum nasional 6,5% (2025).
9. Perluas akses bagi pekerja disabilitas
10. Perlindungan sosial masyarakat berpenghasilan rendah Rp500 triliun (2026).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.