Tentu masih ada pekerjaan besar. Masyarakat masih mengeluhkan kekerasan berlebihan, pungutan liar, penyalahgunaan kewenangan, pelayanan yang tidak seragam, kriminalisasi, dan perilaku tidak profesional sebagian anggota.
Evaluasi terhadap penanganan demonstrasi, penggunaan kekuatan, transparansi penyidikan, serta pengawasan internal harus terus dilakukan.
Bintang Republik Indonesia Utama tidak boleh ditafsirkan sebagai penghapusan kritik atau pembenaran terhadap setiap tindakan anggota Polri.
Namun, tanda kehormatan negara memang tidak mensyaratkan penerimanya memimpin institusi yang sempurna.
Ukurannya adalah apakah ia memberikan jasa sangat luar biasa bagi negara, menunjukkan pengabdian yang berkelanjutan, mengambil risiko besar, menghasilkan dampak lintas bidang, dan memperoleh pengakuan nasional maupun internasional.
Berdasarkan ukuran itu, argumentasi bagi Listyo Sigit jauh melampaui batas penghargaan atas masa jabatan atau pelaksanaan tugas rutin.
Ia memimpin Polri melewati pandemi, memastikan pemilu dan transisi pemerintahan berlangsung aman, mempertahankan pencegahan serangan teror, membongkar puluhan ribu perkara narkotika, menghadapi skandal besar di tubuh kepolisian, meningkatkan kepercayaan publik, memperkuat persepsi keamanan Indonesia, mendukung ketahanan pangan, membangun gudang hasil pertanian, dan mengembangkan jaringan pelayanan gizi bagi jutaan warga.
Jika kontribusi dengan keluasan, kesinambungan, risiko, serta dampak seperti itu hanya ditempatkan pada kategori Bintang Mahaputera, negara berisiko mengecilkan ukuran pengabdian yang telah diberikannya.
Bintang Republik Indonesia Utama akan menjadi pengakuan yang lebih proporsional, bukan hanya terhadap Listyo Sigit sebagai pribadi, tetapi terhadap model kepemimpinan kepolisian yang bersedia hadir ketika negara menghadapi krisis kesehatan, ancaman keamanan, tekanan demokrasi, kejahatan terorganisasi, kelaparan, dan persoalan kesejahteraan.
Presiden Prabowo telah menyatakan bangga dan puas. Data nasional menjelaskan alasan kebanggaan itu. Undang-undang menyediakan kelas kehormatannya.
Karena itu, keputusan yang paling sepadan adalah menganugerahkan Bintang Republik Indonesia Utama kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas jasa sangat luar biasa bagi keutuhan, kelangsungan, keamanan, dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.











