Listyo Sigit Layak Menerima Bintang Republik Indonesia Utama

R. Haidar Alwi. (Foto: Ist)
banner 468x60

Namun, sama kelirunya apabila kontribusi Polri dihapus dari rangkaian kerja nasional yang memungkinkan capaian tersebut terwujud.

Polri juga mengoordinasikan panen jagung kuartal kedua 2025 di lahan seluas sekitar 344.000 hektare dengan potensi produksi 1,78 juta hingga 2,54 juta ton. Gerakan itu dilaksanakan serentak melalui 36 kepolisian daerah, berpusat di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Polri juga membangun 18 gudang ketahanan pangan untuk membantu penyerapan, penyimpanan, dan menjaga kesinambungan hasil produksi petani.

Angka tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan Polri memiliki skala nasional dan keluaran yang dapat diukur, bukan kegiatan simbolis untuk kebutuhan seremoni.

Arti strategis kontribusi itu terletak pada kemampuan Kapolri mengubah jaringan teritorial kepolisian menjadi tenaga penggerak program negara.

Polda, polres, dan polsek berada sampai ke daerah produksi. Jaringan tersebut dapat mempertemukan petani, pemerintah daerah, Bulog, penyuluh, dan pelaku usaha; mengawasi distribusi pupuk dan hasil panen; mencegah penimbunan; serta menjaga agar komoditas pangan tidak terganggu oleh praktik ilegal.

Dalam negara kepulauan sebesar Indonesia, kemampuan menggerakkan organisasi sampai tingkat lokal adalah aset strategis yang tidak dimiliki banyak lembaga.

Keterlibatan itu berlanjut ke program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sampai Mei 2026, Polri mempunyai portofolio 1.376 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Sebanyak 736 SPPG telah beroperasi, 172 memasuki persiapan operasional, dan 468 berada dalam tahap pembangunan.

Jika seluruhnya beroperasi, fasilitas tersebut diproyeksikan melayani 3,44 juta penerima manfaat dan menyerap 68.800 tenaga kerja. Sebanyak 33 SPPG dibangun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Dampaknya menjangkau anak sekolah, ibu hamil, keluarga penerima manfaat, tenaga kerja lokal, pemasok bahan pangan, petani, peternak, dan pelaku usaha kecil di sekitar dapur pelayanan.

Keamanan manusia tidak hanya ditentukan oleh rendahnya angka kejahatan, tetapi juga oleh kemampuan negara memastikan rakyat tidak kelaparan, anak memperoleh gizi, dan masyarakat memiliki akses terhadap layanan yang menentukan kualitas hidupnya.

Presiden Prabowo sendiri telah memberikan penilaian yang sangat kuat. Dalam peresmian dan peletakan batu pertama 1.179 SPPG serta 18 gudang ketahanan pangan Polri pada 13 Februari 2026, Presiden menyatakan bangga dan puas atas kinerja Kapolri.

Presiden juga menegaskan bahwa keamanan berawal dari kebebasan rakyat dari rasa lapar. Pernyataan resmi Presiden itu penting karena mengakui bahwa kerja Polri telah menghasilkan dimensi keamanan yang lebih luas daripada patroli dan penindakan pidana.

Kinerja tersebut bukan prestasi yang baru muncul pada 2025. Ketika Listyo Sigit dilantik sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021, Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid-19, tekanan ekonomi, pembatasan mobilitas, serta ancaman disinformasi dan keresahan sosial.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.