Jakarta, RadarJakarta.id– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan budaya Hak Asasi Manusia (HAM) dengan menghadiri kegiatan Penguatan HAM bagi Masyarakat dan Komunitas bertema “Be a Buddy, Not a Bully: Penguatan Perspektif HAM untuk Generasi Penggerak” yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Daerah Khusus Jakarta di Vasaka Hotel Jakarta, Kamis, (2/7/26).
Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas DK Jakarta, Gusti Akhmad Ridho, didampingi jajaran, hadir sebagai narasumber dalam sesi talkshow bersama perwakilan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta serta Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta.
Kehadiran tersebut merupakan tindak lanjut atas undangan Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Daerah Khusus Jakarta. Dalam pemaparannya, Gusti Akhmad Ridho menekankan pentingnya membangun perspektif HAM sejak dini sebagai fondasi dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan saling menghormati.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama mencegah praktik perundungan (bullying) serta menumbuhkan budaya kepedulian dan penghormatan terhadap martabat setiap individu.
Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai nilai-nilai HAM, pentingnya menciptakan ruang yang bebas dari perundungan, serta peran aktif masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang berkeadilan dan berkeadaban.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi diskusi dan tanya jawab yang menjadi ruang berbagi pandangan mengenai upaya penguatan HAM di tengah masyarakat.
Partisipasi Kanwil Ditjenpas DK Jakarta dalam kegiatan ini merupakan wujud sinergi antarinstansi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan Hak Asasi Manusia sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa.











