Gibran Tinjau Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Bantuan Menjangkau Warga

banner 468x60

SIKKA, Radarjakarta.id — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turun langsung ke Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026), untuk melihat kondisi warga terdampak gempa sekaligus memastikan penanganan darurat dan bantuan pemerintah menjangkau masyarakat.

Dalam kunjungannya, Gibran meninjau sejumlah lokasi pengungsian, fasilitas kesehatan, serta infrastruktur yang mengalami kerusakan. Ia didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Di SD Inpres Wairklau, Gibran berdialog langsung dengan warga yang masih bertahan di tenda pengungsian. Ia juga membagikan mainan dan buku kepada anak-anak serta menyerahkan perlengkapan bayi kepada salah seorang ibu. Perhatian tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan kelompok rentan tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Gibran juga menghadiri kegiatan trauma healing yang melibatkan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia di Stadion Gelora Samador. Anak-anak pengungsi diajak bermain dan mengikuti kegiatan interaktif untuk membantu mengurangi tekanan psikologis setelah mengalami bencana.

Selain pengungsian, Wapres mengecek kondisi RSUD TC Hillers Maumere, termasuk tenda perawatan darurat bagi pasien dan ibu yang baru melahirkan. Ia meminta fasilitas pelayanan kesehatan tetap memberikan pelayanan maksimal bagi warga terdampak gempa.

Gibran kemudian meninjau Pelabuhan Laurentius Say dan Gereja Santa Maria Magdalena Nangahure yang mengalami kerusakan akibat gempa. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur sekaligus memastikan proses penanganan pascabencana berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Dalam penanganan darurat, keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan mendesak harus menjadi prioritas utama. Tidak boleh ada satu pun warga yang tidak tersentuh bantuan,” tegas Gibran. Ia juga meminta kepala daerah dan Forkopimda turun langsung memastikan setiap kendala segera diidentifikasi dan ditangani.

Berdasarkan data BNPB hingga Rabu (19/8) pukul 20.00 WIB, gempa yang mengguncang wilayah NTT tercatat telah menyebabkan 71 orang meninggal dunia. Jumlah pengungsi mencapai 59.647 orang di sejumlah wilayah NTT. Pemerintah terus mengerahkan bantuan logistik dan personel untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.|Regina*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.