Pascagempa Sumba Barat Daya, Dilaporkan 1 Korban Meninggal Dunia

banner 468x60

SUMBA BARAT DAYA, RadarJakarta.id – Gempa bumi bermagnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10/2026) pukul 06.55 WITA. Peristiwa tersebut menimbulkan kepanikan warga dan menyebabkan seorang lansia berusia 73 tahun meninggal dunia di Kecamatan Kodi Utara.

Gempa yang berpusat di laut, sekitar 14 kilometer barat daya Kodi dengan kedalaman 10 kilometer, membuat warga bergegas menyelamatkan diri. Korban dilaporkan ikut keluar rumah setelah melihat anggota keluarganya berhamburan. Namun, tidak lama kemudian, korban pingsan dan meninggal dunia setelah mengalami syok berat saat guncangan berlangsung.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kapolsek Kodi Utara, AKP Bernadus Bili Kandi, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban merupakan warga lanjut usia yang meninggal setelah mengalami syok ketika gempa terjadi.

Selain menelan korban jiwa, guncangan juga dilaporkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan permukiman dan satu fasilitas sekolah. Getaran gempa turut dirasakan hingga Kabupaten Sumba Barat dan Manggarai Barat. Hingga Minggu, proses pendataan kerusakan masih dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama aparat kepolisian.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyebut pusat gempa berada pada koordinat 9,70 derajat Lintang Selatan dan 118,92 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang.|Regina*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.