Bencana Longsor China Timbun Permukiman, 8 Tewas dan 34 Hilang

banner 468x60

CHONGQING, RadarJakarta.id – Bencana tanah longsor berskala besar melanda wilayah Pengshui Miao dan Tujia, Kota Chongqing, China barat daya, Jumat (17/7/2026) pagi waktu setempat. Hujan berintensitas tinggi memicu runtuhnya lereng bukit hingga menimbun sedikitnya 10 rumah warga. Hingga laporan terbaru, sedikitnya delapan orang dilaporkan meninggal dunia, puluhan lainnya masih hilang, sementara lebih dari seribu warga terpaksa mengungsi.

Rekaman CCTV dan kamera dasbor (dashcam) yang beredar luas memperlihatkan detik-detik mengerikan saat material tanah, batu, dan pepohonan meluncur deras dari lereng bukit menuju kawasan permukiman di sepanjang Sungai Wujiang. Sejumlah bangunan hancur dalam hitungan detik, sementara warga berlarian menyelamatkan diri ketika longsor menerjang.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kementerian Manajemen Darurat China menetapkan status tanggap darurat level dua menyusul besarnya dampak bencana. Pemerintah setempat mengonfirmasi lebih dari 1.100 warga telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Untuk mengantisipasi longsor susulan, pasokan listrik, air bersih, dan gas di sekitar radius satu kilometer dari lokasi bencana dihentikan sementara.

Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Ratusan personel SAR gabungan, termasuk petugas pemadam kebakaran, kepolisian, tenaga medis, serta ahli geologi, dikerahkan untuk mencari korban yang diduga masih tertimbun material longsor. Proses evakuasi berlangsung sulit akibat kondisi tanah yang masih labil dan cuaca yang belum sepenuhnya membaik.

Hujan ekstrem yang mengguyur Chongqing dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama bencana. Otoritas China juga memperingatkan potensi banjir dan longsor susulan di sejumlah wilayah pegunungan selama musim hujan masih berlangsung.

Pemerintah China mengimbau masyarakat tetap waspada dan mematuhi instruksi evakuasi dari otoritas setempat. Hingga Sabtu, tim penyelamat masih terus bekerja tanpa henti untuk menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya, sementara pemerintah berupaya memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi dan mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.