JAKARTA, Radarjakarta.id – Timnas Spanyol memastikan tempat di final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Prancis dengan skor 2-0 pada laga semifinal yang berlangsung sengit. Kemenangan tersebut mengakhiri harapan Les Bleus untuk mencapai final Piala Dunia ketiga secara beruntun sekaligus menegaskan dominasi La Roja sepanjang turnamen.
Mengacu pada laporan sejumlah media internasional dan nasional seperti FIFA, Reuters, AP News, ESPN, BBC Sport, GOAL, Marca, serta CNN Indonesia, Spanyol tampil lebih efektif sejak awal pertandingan. Tim asuhan Luis de la Fuente mampu meredam kreativitas lini depan Prancis yang diperkuat Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, Michael Olise, dan Bradley Barcola.
Keunggulan Spanyol lahir pada babak pertama melalui eksekusi penalti Mikel Oyarzabal setelah Lamine Yamal dijatuhkan Lucas Digne di kotak terlarang. Gol tersebut menjadi pukulan bagi Prancis yang untuk pertama kalinya tertinggal dalam turnamen. Hingga turun minum, Spanyol tampil lebih disiplin dalam menjaga organisasi permainan dan sukses membatasi peluang Les Bleus.
Memasuki babak kedua, Spanyol menggandakan keunggulan melalui Pedro Porro yang memanfaatkan celah di lini belakang Prancis setelah menerima umpan matang dari Dani Olmo. Gol itu membuat permainan Prancis semakin kehilangan arah. Statistik pertandingan menunjukkan Les Bleus bahkan gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran hingga memasuki 80 menit pertandingan, sebuah catatan yang mencerminkan solidnya pertahanan Spanyol.
Sejumlah media memberikan sorotan terhadap performa individu pemain Prancis. GOAL menilai Lucas Digne menjadi salah satu pemain dengan penampilan terburuk setelah melakukan pelanggaran yang berujung penalti dan beberapa kali gagal mengantisipasi serangan lawan. Sementara itu, Kylian Mbappé dan Michael Olise dinilai gagal memberikan pengaruh signifikan di lini depan karena terus mendapat tekanan dari pertahanan La Roja.
- Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026 sekaligus membuka peluang meraih gelar juara dunia berikutnya. Di sisi lain, kekalahan tersebut menutup era kepelatihan Didier Deschamps dengan hasil yang mengecewakan setelah gagal membawa Prancis kembali ke partai puncak. Keberhasilan La Roja juga mempertegas status mereka sebagai salah satu tim dengan performa paling konsisten sepanjang turnamen.***











