JAKARTA, Radarjakarta.id – Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung sistem pengelolaan sampah yang dinilai berhasil di daerah tersebut.
Dalam peninjauan itu, Prabowo diperlihatkan hasil pengolahan sampah berupa produk daur ulang seperti genteng plastik, paving block, hingga biji plastik. Produk tersebut disebut berasal dari sampah plastik bernilai rendah yang berhasil diolah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi.
Prabowo menegaskan bahwa pengelolaan sampah kini menjadi prioritas nasional. Ia menargetkan seluruh sistem pengelolaan sampah di Indonesia dapat terkendali dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan melalui penguatan sistem terpadu.
Menurutnya, model pengelolaan sampah di Banyumas terbukti efektif karena mengintegrasikan sistem dari tingkat rumah tangga hingga kabupaten. Ia menilai pendekatan tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Pemerintah pusat berencana memperluas penerapan model TPST BLE ke berbagai wilayah dengan dukungan langsung. Sejumlah daerah di Jawa Tengah, termasuk sekitar 13 kabupaten, telah mulai mengadopsi sistem serupa.
Prabowo juga menyambut target Kabupaten Banyumas yang ingin mencapai kondisi bebas sampah atau zero waste pada 2028. Ia menegaskan pemerintah pusat akan mendukung penuh upaya tersebut sebagai bagian dari transformasi pengelolaan sampah nasional.|Bemby*











