Prabowo dan Wakil PM Australia di Kertanegara, Pertemuan Dia Sahabat Lama

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Pertemuan penting terjadi di kediaman Presiden RI Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta, Rabu (11/3) malam. Orang nomor satu di Indonesia itu menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, dalam suasana yang hangat namun sarat makna strategis.

Momen pertemuan ini langsung menyita perhatian karena berlangsung di kediaman pribadi Presiden, bukan di Istana Negara. Kehadiran Marles disambut langsung oleh Prabowo di depan pintu rumahnya sebelum keduanya masuk ke ruang tamu untuk melakukan pembicaraan yang berlangsung santai namun serius.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Meski terlihat seperti pertemuan dua sahabat lama, dialog yang terjadi di balik pintu Kertanegara diyakini menyentuh berbagai isu strategis yang menyangkut kepentingan Indonesia dan Australia, termasuk dinamika keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak sekadar agenda diplomatik formal, melainkan juga silaturahmi antara dua tokoh yang telah lama saling mengenal.

“Presiden Prabowo Subianto menerima sahabat lamanya yang juga Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles pada Rabu, 11 Maret 2026, di Kertanegara,” ujar Teddy dalam keterangan resmi.

Dalam pertemuan itu, keduanya tidak hanya bernostalgia, tetapi juga bertukar pandangan mengenai berbagai persoalan penting yang tengah berkembang di kawasan. Diskusi berjalan cair, namun substansi pembicaraan disebut menyentuh berbagai isu strategis yang menjadi kepentingan bersama kedua negara.

Nuansa santai justru membuat dialog berlangsung lebih terbuka. Kedua pemimpin saling bertukar gagasan mengenai dinamika regional, stabilitas keamanan, hingga peluang memperluas kerja sama bilateral di berbagai sektor.

Teddy menyebut, kedekatan personal antara Prabowo dan Richard Marles menjadi salah satu fondasi kuat dalam hubungan Indonesia–Australia. Kedekatan ini diyakini mampu mempercepat komunikasi strategis serta memperkuat kemitraan kedua negara dalam menghadapi tantangan kawasan.

Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat penting Indonesia, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Pertemuan di Kertanegara ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa hubungan Indonesia dan Australia tidak hanya berjalan melalui jalur diplomasi resmi, tetapi juga ditopang oleh kedekatan personal para pemimpinnya. Kedekatan itu diyakini akan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas kawasan sekaligus memperluas kerja sama strategis di masa depan.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.