Viral! Patwal Polisi Diduga Senggol Mobil Warga Lalu Kabur di Tol Tomang

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Media sosial kembali diguncang video kontroversial yang menampilkan dugaan aksi arogan kendaraan patwal polisi di ruas Tol Tomang, Jakarta Barat. Sebuah sedan Mazda bertuliskan “Patwal Polisi” terekam kamera menyenggol mobil pengguna tol saat membelah kemacetan, lalu disebut-sebut kabur tanpa tanggung jawab.

Video yang pertama kali diunggah akun TikTok @jodiepurnawan_ itu memperlihatkan situasi tegang di tengah kemacetan. Pengunggah mengaku mobilnya terserempet kendaraan patwal yang tengah mengawal sebuah Range Rover hitam berpelat dinas.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam rekaman berdurasi kurang dari satu menit tersebut, perekam video terlihat turun dari mobil dan langsung meluapkan kekesalannya.
“Kenapa disenggol mobil saya, Pak? Disenggol nih!” ucapnya dengan nada emosi.

Namun alih-alih berhenti dan menyelesaikan masalah, pengemudi patwal hanya merespons melalui pengeras suara dari dalam mobil tanpa membuka kaca atau turun dari kendaraan.

“Maaf, Pak. Nanti di depan ya, Pak. Di depan,” terdengar suara petugas lewat toa.

Janji itu disebut tak pernah ditepati. Dalam keterangannya, pemilik akun mengungkapkan bahwa kendaraan patwal bersama mobil dinas yang dikawal justru melaju kencang dan menghilang di tengah kepadatan lalu lintas.

“Dari jauh sudah pakai toa buat belah jalan yang macet. Pas nyenggol mobil saya, bilangnya mau diselesaikan di bahu jalan. Tapi ternyata kabur,” tulisnya dalam caption unggahan.

Aksi tersebut langsung memantik reaksi keras warganet. Kolom komentar dipenuhi kritik tajam terhadap cara pengawalan yang dinilai ugal-ugalan, tidak profesional, dan mencederai rasa keadilan pengguna jalan.

Tak butuh waktu lama, video ini meledak di TikTok dengan lebih dari 921 ribu penayangan, 43 ribu tanda suka, dan nyaris 2.000 komentar. Banyak netizen mendesak kepolisian segera turun tangan dan mengusut identitas petugas patwal serta tujuan pengawalan mobil dinas tersebut.
Sebagian komentar juga menyinggung dugaan penyalahgunaan fasilitas pengawalan untuk kepentingan non-dinas.

“Kalau benar kabur tanpa tanggung jawab, ini bukan cuma soal senggolan, tapi soal citra polisi,” tulis salah satu warganet.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut, termasuk klarifikasi mengenai satuan patwal, pengemudi, maupun agenda kendaraan dinas yang dikawal.

Kasus ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat soal pengawalan patwal di jalan tol yang kerap dilakukan secara agresif, terutama saat lalu lintas padat. Publik berharap kejadian di Tol Tomang menjadi momentum evaluasi serius, agar pengawalan tidak berubah menjadi simbol kekuasaan di jalan, melainkan tetap menjunjung keselamatan dan tanggung jawab hukum.|Ucha*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.