Haidar Alwi Desak Penindakan Tegas Illegal Logging

Dok. Ist
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – R. Haidar Alwi menegaskan bahwa banjir yang menimpa sejumlah wilayah di Sumatera bukan disebabkan faktor alam seperti tsunami, melainkan karena maraknya illegal logging.

“Semua sudah bukan rahasia lagi. Kejadian ini sebagian besar karena illegal logging,” tegas Haidar Alwi kepada wartawan di Menteng Jakarta Pusat, Jumat (12/12/2025).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ia menambahkan, fakta di lapangan memperlihatkan bahwa yang menghantam pemukiman dan jembatan bukan hanya air, tetapi juga gelondongan kayu dalam jumlah besar.

“Yang datang ke rakyat bukan air saja, tapi kayu gelondongan besar. Banyak jembatan rusak bukan karena air, tapi karena hantaman kayu,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah untuk melakukan penindakan tegas dan penanganan khusus terhadap pelaku perusakan hutan.

Haidar juga mengingatkan pemerintah, agar sigap menangani situasi di lapangan, sebab mulai muncul tanda-tanda keresahan masyarakat seperti pengibaran bendera putih di beberapa daerah.

Ia memperingatkan bahwa lambatnya penanganan bisa mengundang campur tangan dunia internasional.

“Jangan sampai dunia luar masuk. Kalau itu terjadi, kita yang malu. Ini bukan murni bencana alam. Kalau kita yang minta bantuan luar, sementara penyebabnya ulah manusia, ya malu kita,” jelas pendiri Haidar Alwi Institute itu.

Menurutnya, ini pula alasan kemungkinan kejadian tersebut tidak langsung ditetapkan sebagai bencana nasional, agar penanganan bisa lebih fokus dan spesifik oleh pemerintah daerah dan pusat yang memahami kondisi lapangan secara langsung.

Rekomendasi Akan Diserahkan ke Presiden

Terkait penyampaian rekomendasi, Haidar menyatakan bahwa prosesnya bisa melalui beberapa jalur.

“Semua bisa langsung ke Presiden. Bisa lewat CSKAP, bisa lewat Sekneg. Kita lihat kondisinya,” ujarnya.

Ia memperkirakan bahwa proses finalisasi rekomendasi akan menunggu kepastian dari panitia.

“Nanti saya tanya Pak Gita sebagai ketua panitia. Setelah selesai, mungkin saya bersama beliau, Pak Kandri, dan beberapa lainnya akan menyerahkannya langsung,” terangnya.

Ia menilai, usulan masyarakat maupun panitia untuk disampaikan kepada Presiden tidak boleh dianggap kecil atau sepele. Menurutnya, setiap rekomendasi yang lahir dari diskusi dan seminar harus dihargai karena membawa niat baik.

“Jangan pernah berpikir bahwa usulan itu kecil. Usulan apa pun, selama dilakukan dengan baik, ikhlas, dan berkah, pasti bermanfaat,” ujar Haidar.

Ia menyampaikan bahwa panitia akan menyusun summary atau rangkuman poin-poin rekomendasi dari seminar yang berlangsung, terutama terkait penanganan dampak banjir dan persoalan kehutanan.|Bemby

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.