SBY, Mochtar Riady, dan John C Maxwell Hadirkan Gerakan 30 Juta Pemimpin Baru Indonesia

banner 468x60

Jakarta, RadarJakarta.id — Indonesia menorehkan tonggak penting dalam sejarah kepemimpinan modern melalui penyelenggaraan Capacity Catalyst Summit (CCS) 2025 di Nusantara International Convention Centre (NICE) PIK 2.

Ajang bergengsi ini menghadirkan tiga tokoh legendaris lintas bangsa dan lintas generasi: Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Pendiri Lippo Group Mochtar Riady, serta ikon kepemimpinan dunia Dr. John C Maxwell, yang terbang langsung dari Amerika Serikat demi hadir dalam forum monumental tersebut, pada Sabtu (15/11/2025).

Lebih dari 5.000 peserta mengikuti acara ini, terdiri dari 3.700 peserta onsite dan 2.000 peserta online, menjadikannya salah satu forum kepemimpinan terbesar di Indonesia pada tahun 2025. Di atas panggung yang sama, hadir pula figur inspiratif Asia yang menjadi satu-satunya pembicara perempuan, Merry Riana, bersama CEO Maxwell Leadership Mark Cole, Executive Vice President Chris Robinson, dan Presiden Maxwell Leadership Indonesia David Tjokrorahardjo.

Acara ini juga mencatatkan pencapaian nasional melalui Alvernia Mary Liu, penulis muda berusia 17 tahun yang meraih Rekor MURI sebagai Siswi yang Mengedukasi Literasi Keuangan kepada Sekolah Terbanyak. Dari generasi muda, Rachel Grace turut berbagi pandangan visioner mengenai peran generasi Z sebagai pemimpin Indonesia Emas 2045.

Bacaan Lainnya
banner 300x250



CCS 2025 menjadi momentum dimulainya gerakan besar untuk melahirkan 30 juta pemimpin transformasional Indonesia, sebagai motor perubahan menuju Indonesia Emas 2045. Keyakinannya sederhana namun kuat: apabila 20 persen angkatan kerja produktif memiliki kapasitas kepemimpinan, Indonesia akan memasuki fase transformasi sosial, ekonomi, dan moral secara signifikan.

Dalam pidatonya, SBY menekankan bahwa kepemimpinan sejati bertumpu pada integritas, keberanian moral, dan kemanusiaan. “Kekuasaan adalah tanggung jawab, bukan hak istimewa. Dunia membutuhkan pemimpin yang selalu memilih jalan yang benar,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sesi yang paling ditunggu, John C Maxwell membagikan lima prinsip kekuatan yang ia sebut sebagai fondasi perubahan besar ketika dilakukan setiap hari secara konsisten.


Tokoh senior industri, Mochtar Riady, tampil dengan energi yang menginspirasi di usia 97 tahun. Ia menguraikan filosofi kepemimpinan lintas zaman, pentingnya visi jauh ke depan, serta bagaimana teknologi—termasuk Artificial Intelligence (AI)—harus diberdayakan oleh generasi muda.

Sebagai pembicara perempuan satu-satunya, Merry Riana menghadirkan perspektif kepemimpinan yang berorientasi pada tujuan. “Every position has a purpose,” ujarnya, menegaskan bahwa setiap amanah, sekecil apa pun, harus dijalankan dengan integritas dan kesungguhan. Ia juga mengungkapkan rasa harunya dapat berada di panggung bersama tiga legenda hidup: SBY, Mochtar Riady, dan John C. Maxwell.

Kolaborasi lintas generasi semakin kuat melalui pengalaman David Tjokrorahardjo yang bercerita bagaimana ia tumbuh dari seorang peserta hingga akhirnya duduk sejajar dengan Dr. Maxwell sebagai pembicara. Keberadaan Mark Cole dan Chris Robinson juga mempertegas skala global gerakan ini, membawa perspektif praktis mengenai bagaimana kepemimpinan diterjemahkan menjadi tindakan nyata sehari-hari.

Melalui Capacity Catalyst Summit 2025, Indonesia menegaskan posisinya sebagai negara dengan potensi kepemimpinan terbesar di Asia. Ajang ini membuka peluang bagi masyarakat yang ingin terlibat dalam program Maxwell Leadership Indonesia. Di penghujung acara, Mark Cole menyampaikan apresiasinya terhadap potensi Indonesia. “We’ll be back, Indonesia,” ujarnya.

Bagi Merry Riana, gerakan ini bukan sekadar acara, tetapi permulaan sebuah perjalanan besar. “Kita sedang menulis bab baru dalam sejarah kepemimpinan Indonesia. Bukan tentang siapa yang memimpin di panggung, tetapi siapa yang berani memimpin perubahan di kehidupannya setiap hari,” tutupnya.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.