JAKARTA, Radarjakarta.id – PT Elnusa Petrofin (EPN), anak perusahaan PT Elnusa Tbk (ELSA) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, kembali menggelar Pena Petrofin Awards 2026, ajang apresiasi karya jurnalistik yang memasuki penyelenggaraan tahun kedua.
Mengusung tema “Connecting Your Energy”, program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 30 tahun perjalanan Elnusa Petrofin dalam menghadirkan distribusi energi yang andal sekaligus memperkuat kolaborasi strategis dengan insan pers sebagai mitra dalam membangun narasi energi yang informatif, berimbang, dan berdampak.
Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya yang lebih banyak mengangkat kisah operasional distribusi energi, Pena Petrofin Awards 2026 hadir dengan perspektif yang lebih luas. Tema “Connecting Your Energy” merefleksikan energi bukan hanya sebagai komoditas, tetapi juga sebagai penghubung kehidupan, penggerak roda perekonomian, fondasi pembangunan nasional, serta enabler bagi keberlanjutan Indonesia.
Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman publik mengenai pentingnya sektor energi bagi kehidupan masyarakat.
“Selama tiga dekade, Elnusa Petrofin belajar bahwa di balik setiap distribusi energi terdapat ribuan cerita tentang dedikasi, inovasi, keselamatan, keberlanjutan, hingga kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Melalui Pena Petrofin Awards, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi bersama insan pers untuk menyampaikan cerita-cerita tersebut secara objektif, berkualitas, dan memberikan perspektif yang lebih luas mengenai peran energi dalam menghubungkan kehidupan masyarakat Indonesia,” ujar Putiarsa.
Menurutnya, Pena Petrofin Awards bukan sekadar kompetisi jurnalistik, melainkan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan media sekaligus mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik yang mampu memperkaya literasi publik mengenai sektor energi.
Antusiasme insan pers pada penyelenggaraan tahun ini juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sebanyak 262 karya jurnalistik dari media cetak, daring, televisi, dan radio mengikuti proses seleksi. Setelah melalui tahapan longlist, shortlist, hingga penjurian mendalam terhadap 20 karya terbaik, dewan juri menetapkan lima pemenang pada masing-masing kategori.
Proses penjurian dilakukan secara independen oleh dewan juri yang terdiri dari Muhammad Jazuli (Ketua Bidang Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers), Ismoko Widjaya (Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Asosiasi Media Siber Indonesia/AMSI), serta Putiarsa Bagus Wibowo (Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin). Penilaian mengedepankan aspek kedalaman liputan, objektivitas, akurasi, kreativitas, serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.
Mengusung tema besar “Connecting Your Energy”, karya-karya yang masuk tahun ini menghadirkan beragam perspektif mengenai sektor energi di Indonesia. Mulai dari kisah perjuangan Awak Mobil Tangki (AMT) menembus wilayah terdampak bencana dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), implementasi prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), pengembangan energi hijau dan target Net Zero Emission (NZE), hingga program pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Ragam perspektif tersebut menunjukkan bahwa energi memiliki keterkaitan erat dengan aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan pembangunan nasional.
Evaluasi terhadap karya-karya jurnalistik juga memperlihatkan adanya karakteristik pemberitaan yang berbeda di setiap wilayah. Di Sumatra, misalnya, media banyak menyoroti ketangguhan distribusi energi dalam menghadapi bencana. Sementara di Jawa dan Bali, perhatian lebih tertuju pada isu keberlanjutan, ESG, dan transisi energi.
Adapun di Kalimantan, pemberitaan lebih banyak mengangkat dampak operasional terhadap pemberdayaan masyarakat, sedangkan di Sulawesi serta Maluku-Papua berkembang narasi mengenai distribusi energi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah terpencil.
Putiarsa menilai temuan tersebut menjadi pembelajaran penting bagi perusahaan dalam membangun komunikasi yang lebih relevan dengan karakteristik masing-masing daerah.
“Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan perspektif yang membantu kami memahami bagaimana distribusi energi dipersepsikan oleh masyarakat di berbagai daerah. Insight tersebut menjadi masukan yang sangat berharga bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Seiring perjalanan menuju tiga dekade pengabdian bagi negeri, Pena Petrofin Awards diharapkan terus berkembang sebagai wadah kolaborasi antara perusahaan dan insan pers dalam menghasilkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menginspirasi, membangun optimisme, serta memperkuat pemahaman publik mengenai pentingnya energi sebagai penggerak kehidupan dan pembangunan Indonesia.
Melalui semangat “Connecting Your Energy”, Elnusa Petrofin berkomitmen membangun ekosistem komunikasi yang kolaboratif bersama media, menghadirkan narasi yang kredibel dan berdampak, serta memperkuat sinergi dalam menghubungkan energi, masyarakat, dan masa depan Indonesia.











