BANDA ACEH, Radarjakarta.id – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh mulai menunjukkan arah. Dr Sayuti Abubakar disebut-sebut telah mengantongi dukungan mayoritas Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kabupaten/kota di Aceh untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026–2031.
Informasi yang diperoleh dari internal Partai Demokrat menyebutkan, sebanyak 20 dari 23 DPC yang memiliki hak suara telah menyerahkan surat dukungan kepada Sayuti. Berkas dukungan tersebut telah disampaikan kepada Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan, di Jakarta, Senin.
Sementara itu, tiga DPC lainnya, yakni Pidie, Aceh Tenggara, dan Subulussalam, hingga kini belum menyerahkan surat dukungan.
“Dengan jumlah dukungan yang ada, syarat pencalonan sudah terpenuhi. Bahkan, peluang bertambahnya dukungan masih terbuka,” ujar sumber internal Partai Demokrat yang enggan disebutkan namanya.
Sesuai ketentuan organisasi, bakal calon Ketua DPD diwajibkan memperoleh dukungan minimal 20 persen dari total pemilik hak suara. Dukungan dari 20 DPC tersebut dinilai telah melampaui ketentuan tersebut.
Saat dikonfirmasi, Sayuti menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan Musda dan menerima amanah apabila memperoleh kepercayaan dari kader.
“Insya Allah saya siap. Jika nantinya diberikan amanah oleh seluruh kader melalui mekanisme organisasi, saya akan menjalankan kepercayaan itu dengan penuh tanggung jawab,” kata Wali Kota Lhokseumawe periode 2025–2030 itu kepada MODUSACEH.CO, Selasa (14/7/2026).
Menurut Sayuti, dukungan yang diberikan para kader merupakan amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata. Ia menegaskan, fokus utamanya bukan sekadar memenangkan Musda, tetapi membangun Partai Demokrat Aceh menjadi organisasi yang semakin solid dan siap menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
“Yang terpenting bukan siapa yang menjadi ketua, melainkan bagaimana Partai Demokrat semakin besar, semakin solid, dan semakin dicintai masyarakat Aceh,” ujarnya.
Apabila dipercaya memimpin DPD Partai Demokrat Aceh, Sayuti berkomitmen memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta memperkuat kesiapan partai menghadapi Pemilu dan Pilkada.
Hingga berita ini diturunkan, DPP Partai Demokrat belum menetapkan jadwal pelaksanaan Musda DPD Partai Demokrat Aceh. Penetapan ketua tetap akan dilakukan melalui mekanisme organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat.
Dengan dukungan mayoritas DPC yang telah dikantonginya, posisi Sayuti dinilai berada di barisan terdepan dalam bursa calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, meski keputusan akhir tetap ditentukan melalui forum Musda.











