MEDAN, Radarjakarta.id – Medan diguncang rotasi besar-besaran di tubuh Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Memasuki awal 2026, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melakukan penyegaran menyeluruh dengan membongkar sejumlah jabatan strategis di jajaran Polrestabes Medan, termasuk posisi vital para Kapolsek.
Mutasi yang dinilai sebagai sinyal keras evaluasi kinerja ini tertuang dalam surat telegram rahasia bernomor ST/33/I/KEP/2026, yang diteken Karo SDM Polda Sumut Kombes Pol Philemon Ginting atas nama Kapolda. Perintah rotasi mulai berlaku sejak pertengahan Januari 2026 dan wajib segera dijalankan.
Salah satu pergeseran paling mencolok terjadi di wilayah Sunggal dan Medan Baru. Kompol Bambang Gunanti Hutabarat resmi naik kelas menjadi Kapolsek Medan Baru, meninggalkan jabatan lamanya sebagai Kapolsek Sunggal. Posisi yang ditinggalkannya kini diisi Kompol Muhammad Yunus Tarigan, perwira Ditresnarkoba Polda Sumut yang dikenal berpengalaman di lapangan.
Sementara itu, Kompol Hendrik Fernandes Aritonang harus meninggalkan kursi Kapolsek Medan Baru untuk menjalani pendidikan Diksespimmen TA 2026, dengan penugasan baru sebagai Analis Kebijakan di Ditlantas Polda Sumut.
Perubahan tajam juga terjadi di Polsek Medan Area. AKP M. Ainul Yaqin, yang sebelumnya menjabat Wakasatreskrim Polrestabes Medan, dipercaya memimpin wilayah tersebut. Ia menggantikan Kompol Dwi Himawan Chandra yang ditarik ke Polda Sumut sebagai Sespripim, sebuah posisi strategis di lingkaran pimpinan.
Tak kalah penting, kursi Kapolsek Medan Kota turut berganti. Kompol Selvintriansih dimutasi ke Polda Sumut sebagai PS Kasubdit 2 Ditres PPA dan PPO, sementara jabatan Kapolsek Medan Kota kini dipegang AKP Feriawan, yang sebelumnya menjabat Kabag SDM Polres Tebingtinggi.
Di Polsek Pancurbatu, pergantian terjadi karena faktor purna tugas. Kompol Djanuarsa resmi memasuki masa pensiun, dan tongkat komando kini berada di tangan Kompol Junaidi, eks Kasubbagdalops Bagops Polrestabes Medan.
Mutasi ini tidak berhenti di level Kapolsek. Kompol Antonius Alexander Putra Piliang juga ditarik dari jabatan Kasiwas Polrestabes Medan untuk mengisi posisi strategis di Bidpropam Polda Sumut sebagai Kaurprodok Subbidpaminal.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan, rotasi ini bukan hukuman, melainkan bagian dari pengembangan karier, penyegaran organisasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Namun di lapangan, langkah ini dibaca sebagai sinyal tegas bahwa Polda Sumut ingin memastikan stabilitas keamanan Kota Medan dikawal oleh figur-figur terbaik.
Para pejabat baru diminta segera melakukan serah terima jabatan tanpa menunda waktu. Polda Sumut menargetkan ritme kerja baru, respons lebih cepat, dan kehadiran polisi yang lebih kuat di tengah masyarakat Medan.
Awal 2026 menjadi titik balik. Peta kekuatan Polrestabes Medan berubah dan publik kini menunggu hasil nyatanya.|Dita*











