PW Jakbar Siapkan Balai Warga, FKDM Diperkuat

banner 468x60

JAKARTA BARAT, Radarjakarta.id — Manuver besar digelar Pengurus Wilayah (PW) Prakarsa Warga Jakarta Barat. Dalam pertemuan konsolidasi yang berlangsung di Kalideres, Selasa (28/4), organisasi ini tak sekadar silaturahmi—melainkan memanaskan mesin gerakan warga dengan agenda ambisius: pembangunan Balai Warga dan penguatan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Di hadapan peserta, Presidium PW DKI Jakarta, Soelianto Rusli, blak-blakan menyebut pembangunan Balai Warga sebagai realisasi janji politik Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo. Langkah ini disebut sebagai jawaban atas kebutuhan ruang publik yang selama ini kerap memicu konflik penggunaan jalan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Balai Warga ini bukan sekadar bangunan. Ini solusi konkret untuk hajatan, olahraga, hingga kegiatan budaya tanpa harus menutup jalan umum,” tegas Soelianto, yang akrab disapa Koh Ahi.

Sorotan tajam tertuju pada wilayah Kamal, Kalideres, yang hingga kini belum memiliki RPTRA. Di titik inilah Balai Warga direncanakan berdiri. Lebih dari itu, fasilitas ini juga akan disulap menjadi pusat pendidikan non-formal, termasuk program Kejar Paket A, B, dan C dengan skema gotong royong bersama BUMD.

Namun di balik ambisi besar itu, peringatan keras juga dilontarkan. Soelianto menegaskan tak akan ada toleransi bagi pengurus yang bermain di wilayah.

“Jangan coba-coba menyalahgunakan wewenang. Semua harus tetap satu garis dengan lurah dan camat,” tandasnya, memberi sinyal tegas soal disiplin internal.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Prakarsa Warga Jakbar, Marlin Bato, memaparkan capaian yang diklaim sebagai bukti kerja nyata. Dalam setahun terakhir, pihaknya berhasil mengonsolidasikan 8 kecamatan dan 56 kelurahan membangun struktur hingga akar rumput.

Tak hanya itu, sejumlah aksi sosial juga disorot:

-Pendampingan medis untuk 50 pasien

Bantuan penebusan ijazah bagi warga kurang mampu

Respons cepat pasca kebakaran di Grogol

“Ini bukan sekadar organisasi, ini gerakan nyata di lapangan,” ujar Marlin.

Dari sisi pemerintah, apresiasi datang dari Kepala Kesbangpol Jakarta Barat, Tumpal Hasiholan. Ia mengungkapkan, Prakarsa Warga telah merekomendasikan 95 anggota FKDM sekitar 20% dari total anggota di Jakarta Barat.

Namun, ia mengingatkan: rekomendasi bukan jaminan.

“Pintu sudah dibuka. Tapi yang menentukan adalah kinerja dan kontribusi di masyarakat. FKDM harus jadi garda terdepan kewaspadaan,” tegasnya.

Menariknya, seluruh anggota FKDM rekomendasi PW disebut telah lolos tes narkoba—sebuah indikator awal integritas yang kini menjadi sorotan publik.

Pertemuan ini juga dihadiri sejumlah pejabat wilayah, termasuk Wakil Camat Kalideres Ziki Zulkarnain, Lurah Kalideres Rizky Raya Dwiputra, serta tokoh internal PW lainnya.

Kini pertanyaannya: mampukah Balai Warga benar-benar jadi solusi, atau justru jadi panggung baru perebutan pengaruh? Publik menunggu pembuktian.|zdn*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.