Tak Disangka, Jakarta Barat Jadi Tujuan Diplomasi Dua Wali Kota Kamerun

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Ada yang berbeda di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (28/4). Dua kepala daerah dari Afrika tiba-tiba hadir, memicu perhatian: apakah ini sekadar kunjungan biasa atau sinyal kuat Jakarta Barat mulai dilirik dunia?

Adalah Wali Kota Ngaoudéré, Idrissou Abana, dan Wali Kota Bafut, Ntonefor Kembu, yang datang langsung dari Kamerun. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, bersama jajaran pejabat setempat. Namun di balik seremoni, tersimpan agenda besar: membuka pintu kerja sama internasional.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pertemuan ini bukan sekadar basa-basi diplomatik. Diskusi yang berlangsung mengarah pada potensi kolaborasi konkret, mulai dari tata kelola pemerintahan modern, pertukaran budaya, hingga peluang investasi dan pendidikan lintas negara.

Iin Mutmainnah menegaskan bahwa momen ini menjadi langkah strategis untuk mengangkat posisi Jakarta Barat ke panggung global. Ia menyebut, wilayahnya memiliki kekuatan besar yang belum sepenuhnya dimaksimalkan.

“Jakarta Barat punya identitas budaya yang kuat, seperti kawasan Kota Tua dan berbagai situs bersejarah. Ini bukan hanya kebanggaan lokal, tapi juga aset global yang bisa dipelajari dunia,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menilai kerja sama antarkota lintas negara bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan di era kompetisi global saat ini. Dengan membuka jejaring internasional, Jakarta Barat berpeluang mempercepat pembangunan dan meningkatkan daya saing daerah.

Dari pihak Kamerun, ketertarikan terhadap Jakarta Barat bukan tanpa alasan. Ntonefor Kembu secara terbuka mengakui ingin “mencuri ilmu” dari pengalaman Jakarta dalam mengelola kota sekaligus menjaga warisan budaya.

“Kami melihat Jakarta Barat sebagai contoh. Banyak hal yang bisa kami pelajari, terutama dalam pengembangan kota, budaya, hingga peluang ekonomi,” katanya.

Hal senada disampaikan Idrissou Abana. Selain sebagai kepala daerah, ia juga tokoh adat di wilayahnya. Ia mengaku terkesan dengan cara Jakarta Barat menjaga budaya tanpa menghambat perkembangan modern.

Menurutnya, pendekatan tersebut bisa menjadi inspirasi bagi daerahnya untuk mengembangkan pariwisata berbasis budaya tanpa kehilangan identitas lokal.

Kunjungan ini dinilai sebagai langkah awal yang bisa berdampak besar. Jika berlanjut, bukan tidak mungkin kerja sama ini jberkembang menjadi kemitraan strategis yang mencakup transfer teknologi, pendidikan, hingga penguatan sektor bisnis.

Di tengah persaingan global, langkah Jakarta Barat ini mengirim pesan jelas: daerah bukan lagi pemain lokal, tapi siap naik kelas menjadi bagian dari jejaring dunia.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.