Prabowo Resmikan Ekspor 250 Ribu Ton Urea, Hubungan RI-Australia Menguat

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Langkah berani Presiden RI Prabowo Subianto langsung mengguncang peta pasokan global. Tanpa banyak basa-basi, Indonesia resmi melepas ekspor 250 ribu ton pupuk urea ke Australia dan responsnya tak main-main. Perdana Menteri Anthony Albanese bahkan langsung menghubungi Prabowo untuk menyampaikan apresiasi secara pribadi.

Momen panas itu terjadi lewat sambungan telepon dari Canberra ke Istana. Dalam percakapan yang disebut berlangsung hangat namun strategis, Albanese menyebut keputusan Indonesia sebagai langkah krusial yang membantu mengamankan pasokan pupuk Australia di tengah ketidakpastian global.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Di balik keputusan ini, tersimpan kalkulasi besar. Produksi pupuk urea nasional saat ini mencapai 7,8 juta ton, sementara kebutuhan dalam negeri hanya sekitar 6,3 juta ton. Artinya, Indonesia punya “amunisi” lebih untuk bermain di pasar internasional tanpa mengorbankan petani dalam negeri.

Tak berhenti di Australia, pemerintah juga tengah membuka keran ekspor ke sejumlah negara lain seperti India, Filipina, Thailand, hingga Brasil. Total komitmen ekspor diperkirakan menembus 1 juta ton sebuah sinyal kuat bahwa Indonesia mulai mengambil posisi strategis dalam rantai pasok global.

Albanese pun tak ragu menyebut hubungan Indonesia–Australia kini berada di level yang semakin penting. Ia menegaskan kedua negara bukan sekadar mitra, tetapi “sahabat terdekat” yang siap menjaga stabilitas kawasan, termasuk memastikan distribusi kebutuhan pokok dan energi tetap lancar di tengah gejolak dunia.

Di tengah bayang-bayang konflik global, terutama di kawasan Timur Tengah, komunikasi antara Prabowo dan Albanese juga menyinggung soal stabilitas pasokan dan ketahanan ekonomi. Keduanya sepakat: kerja sama lintas negara bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.

Langkah ekspor ini bukan sekadar bisnis ini manuver geopolitik. Indonesia tak hanya menjual pupuk, tetapi juga memperkuat posisi tawarnya di panggung internasional, sambil tetap menjaga satu hal krusial: petani dalam negeri tidak boleh kekurangan.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.