Jakarta Barat, RadarJakarta.id — Dalam rangka penyusunan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kelurahan Palmerah Lantai 3, Jalan Sandang No. 2, Rabu (4/2/2026).
Musrenbang menjadi forum strategis bagi warga untuk menyampaikan aspirasi pembangunan yang akan menjadi dasar perencanaan pemerintah daerah pada tahun mendatang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Palmerah Febbiandri Suharto beserta jajaran, Anggota DPRD DKI Jakarta Husen, Lurah Palmerah Zaenal Ngaripin beserta jajaran, para Ketua RW, unsur LMK, FKDM, Tim Penggerak PKK, Babinsa, pendamping Musrenbang, serta perwakilan dari setiap RT se-Kelurahan Palmerah.
Camat Palmerah, Febbiandri Suharto mengatakan, forum kelurahan Musrenbang Palmerah membahas usulan mulai dari usulan fisik yang didominasi penanganan genangan yaitu perbaikan saluran mikro di pemukiman warga.
Sementara itu, Lurah Palmerah Zaenal Ngaripin mengungkapkan bahwa total usulan yang dibahas dalam Musrenbang Tahun 2026 mencapai 295 usulan, dengan rincian 77 usulan fisik, 3 usulan barang, dan 215 usulan langsung dari warga.
Menurut Zaenal, usulan fisik yang masuk selanjutnya akan diteruskan ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait sesuai dengan kewenangannya.
“Usulan fisik didominasi rujukan ke Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat sebanyak 34 usulan, Suku Dinas Bina Marga 21 usulan, Suku Dinas Perumahan 7 usulan, serta Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat sebanyak 15 usulan,” jelasnya.
Zaenal menambahkan, seluruh usulan yang telah dirangkum akan menjadi bahan pembahasan lanjutan pada tahapan perencanaan di tingkat kecamatan hingga kota, dengan harapan dapat direalisasikan sesuai skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kelurahan Palmerah berharap tercipta perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan tepat sasaran, demi meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga pada tahun 2026.











