JAKARTA, Radarjakarta.id — Dody Hanggodo melakukan perombakan besar di tubuh Kementerian Pekerjaan Umum dengan mencopot dan melantik tujuh pejabat tinggi madya eselon I, Jumat (1/5). Langkah ini dilakukan bertepatan dengan Hari Buruh Internasional dan disebut sebagai bagian dari penguatan organisasi serta percepatan program prioritas pemerintah.
Pelantikan berlangsung di kantor pusat kementerian di Jakarta, mencakup posisi strategis seperti Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, kepala badan, hingga staf ahli menteri. Sejumlah pejabat lama digantikan, termasuk Sekretaris Jenderal sebelumnya, sebagai bagian dari penyegaran struktur kelembagaan.
Dody menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya hasil nyata dari setiap program, khususnya dalam pembangunan infrastruktur nasional.
Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, penguatan birokrasi menjadi fokus utama. Aparatur sipil negara (ASN) dituntut tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dan mampu menjaga kepercayaan publik dalam menjalankan tugasnya.
Menurut Dody, profesionalisme dan integritas harus berjalan beriringan guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat, adaptif, dan produktif. Ia juga mendorong perbaikan tata kelola secara berkelanjutan untuk mendukung kinerja kementerian.
Tujuh pejabat yang dilantik diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program strategis dan meningkatkan kualitas layanan publik di sektor infrastruktur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.|Bemby*











