Kisah Penekun Spiritual Bali Temukan Pura Pucak Macan Putih Rowo Bayu Banyuwangi Lewat Pawisik dan Ban Meletus!

banner 468x60
Banyuwangi,Radarjakarta.id – Di balik kesederhanaannya yang hanya terdiri dari bangunan Padmasana setinggi 3 meter dengan konsep eka mandala, Pura Pucak Macan Putih di Desa Rowo Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi ternyata menyimpan cerita spiritual unik.
Tokoh Hindu Desa Rowo Bayu, Atim, menceritakan bahwa pura ini didirikan pada tahun 2017 atas inisiasi seorang penekun spiritual asal Bali yang mendapat pawisik (bisikan gaib) pada tahun 2015.
Dalam petunjuk gaib tersebut, ia diminta menemukan lokasi tempat suci di atas kawasan pertapaan Prabu Tawang Alun yang di bawahnya terdapat sebuah telaga.
Awalnya, penekun spiritual tersebut menduga lokasi yang dimaksud berada di wilayah Lumajang, Jawa Timur. Namun dalam perjalanan dari Bali menuju Lumajang pada tahun 2015, mobil yang ditumpanginya mengalami pecah ban persis di pertigaan Rogojampi.
Saat terhenti akibat insiden tersebut, beliau melihat penunjuk arah menuju Rowo Bayu. Penasaran, ia lantas memutuskan berbelok ke sana. Alangkah terkejutnya saat tiba, lokasi tersebut sangat identik dengan bisikan gaib yang diterimanya, lengkap dengan keberadaan telaga dan pertapaan Prabu Tawang Alun.
Begitu menginjakkan kaki di titik lokasi pura saat ini, penekun spiritual tersebut sempat mengalami kerauhan (kerasukan). Momen spiritual inilah yang mantap menjadi cikal bakal pembangunan Pura Pucak Macan Putih melalui dana pribadi serta swadaya umat Hindu setempat.
Meski tergolong sederhana dan belum pernah menggelar upacara pujawali sejak berdiri, keberadaan pura ini kini selalu ramai dikunjungi pemedek dari Bali maupun Jawa Timur, khususnya saat Hari Raya Galungan untuk melakukan persembahyangan dan melukat.(*)
banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.