Kelas XII-2 Pentaskan “Les Miserants” di Pensi SMAN 26 Jakarta, Angkat Pesan Keadilan dan Kepedulian Sosial

Foto: Istimewa
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – SMA Negeri 26 Jakarta menggelar pentas seni (pensi) 2026 yang menjadi wadah bagi para siswa untuk menampilkan kreativitas dan kemampuan mereka di bidang seni. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah drama teater musikal “Les Miserants” yang dibawakan oleh siswa kelas XII-2.

Drama tersebut terinspirasi dari novel Les Misérables karya Victor Hugo. Namun, cerita tidak dipentaskan secara utuh. Para siswa melakukan penyaduran dan penulisan ulang dengan memasukkan kisah nasional serta unsur tradisional Indonesia agar cerita lebih sesuai dengan konteks budaya lokal.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sutradara Les Miserants, Rayendra Wirabagya S menjelaskan bahwa proses adaptasi dilakukan dengan mengembangkan cerita asli menjadi sebuah drama baru.

“Untuk kelas kami sendiri, XII-2 mengangkat drama dari Les Miserables dari Victor Hugo, yang pada akhirnya kami sadur ulang dan kami tulis ulang untuk menjadi sebuah drama baru yang kami kemas sesuai dengan kisah-kisah nasional dan juga tradisional di Indonesia,” ujar Rayendra saat ditemui awak media, Minggu (23/8/2026).

Dalam pementasan tersebut, cerita berfokus pada perjuangan tokoh Frederick dan Cornelius atau Johan dalam menegakkan keadilan. Salah satu konflik utama berkisah tentang seseorang yang harus menjalani hukuman penjara selama 19 tahun karena mencuri beras.

Setelah menjalani hukuman, perjuangan tokoh tersebut berlanjut untuk memperoleh kebebasan sekaligus memperjuangkan keadilan bagi dirinya. Konflik tersebut kemudian menjadi sarana bagi para siswa untuk menyampaikan pesan sosial kepada penonton.

Rayendra mengatakan, pementasan Les Miserants ingin menekankan pentingnya keadilan serta kepedulian dan peran sosial masyarakat.

“Buat teman-teman semua yang nanti bakal nonton Les Miserants, di sini kami menekankan bahwa keadilan dan juga peran sosial bagi masyarakat itu sangat penting,” katanya.

Selain menyampaikan pesan sosial, pementasan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk mengapresiasi seni secara lebih luas. Melalui proses pementasan, para siswa juga belajar memahami nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah karya seni sekaligus mengembangkan kemampuan bekerja sama.

Persiapan pertunjukan dilakukan dalam waktu cukup panjang. Para siswa kelas XII-2 mengaku mempersiapkan pementasan selama sekitar tujuh hingga delapan bulan, sejak Desember hingga Agustus.

“Untuk persiapannya sendiri kita sudah selama tujuh-delapan bulanan, kita mulai dari sekitaran bulan Desember sampai sekarang ke bulan Agustus,” ujar Rayendra.

Dengan proses persiapan tersebut, siswa berharap Les Miserants tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan pengalaman seni dan menyampaikan pesan sosial kepada para penonton.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.