Gempa M 7,4 Guncang Jepang, Indone

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah pesisir timur Pulau Honshu, Jepang, pada Senin (20/4/2026). Guncangan kuat yang terasa hingga ratusan kilometer itu sempat memicu kepanikan warga dan peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah pesisir Jepang. Meski demikian, Indonesia dipastikan tidak terdampak oleh potensi tsunami dari peristiwa tersebut.

Pelaksana Tugas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menyampaikan bahwa hasil analisis menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. Masyarakat, khususnya yang berada di kawasan pesisir, diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Berdasarkan data yang dihimpun, gempa terjadi pada pukul 14.52 WIB dengan pusat berada di koordinat 39,92° LU dan 142,88° BT, pada kedalaman 10 kilometer. Gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Okhotsk dengan mekanisme patahan naik.

Sementara itu, Japan Meteorological Agency mengeluarkan peringatan tsunami untuk sejumlah wilayah, termasuk pantai Pasifik Hokkaido, Prefektur Aomori, dan Iwate dengan status waspada tinggi. Gelombang tsunami setinggi sekitar 60 sentimeter terpantau di Miyako, memperkuat langkah evakuasi warga dari wilayah pesisir.

Pemerintah Jepang dilaporkan segera membentuk tim penanganan krisis guna mengantisipasi dampak lanjutan. Warga di wilayah terdampak diminta menjauh dari pesisir dan menuju tempat yang lebih aman, mengingat potensi gelombang susulan masih dapat terjadi.

Jepang merupakan salah satu negara dengan tingkat aktivitas gempa tertinggi di dunia karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik. Pengalaman gempa besar dan tsunami pada tahun 2011 menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap setiap aktivitas seismik.

BMKG memastikan terus memantau perkembangan situasi dan akan menyampaikan informasi terbaru secara berkala kepada masyarakat. Hingga saat ini, tidak ada indikasi ancaman tsunami yang mengarah ke wilayah Indonesia.|Bemby*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.